Sistem Tanam Jajar Legowo Biasa dan Sistem Tanam Jajar Legowo Super
Jajar Legowo berasal dari kata "Legowo" diambil dari bahasa jawa yang berasal dari kata "Lego" yang berarti Luas dan "Dowo" yang berarti panjang. Tujuan utama dari Tanam Padi dengan Sistem Jajar Legowo yaitu meningkatkan populasi tanaman dengan cara mengatur jarak tanam dan memanipulasi lokasi dari tanaman yang seolah-olah tanaman padi berada di pinggir (tanaman pinggir) atau seolah-olah tanaman lebih banyak berada di pinggir. Keuntungan Jajar Legowo• Terdapat ruang terbuka, memperbanyak cahaya matahari masuk sehingga meningkatkan aktivitas fotosintesis• Memudahkan petani dalam pengelolaan usahataninya seperti : pemupukan, penyiangan, pengendalian OPT• Meningkatkan jumlah populasi tanaman sehingga berpeluang meningkatkan produktivitas• Berpeluang untuk pengembangan sistem produksi padi-ikan (mina padi) atau parlebek (kombinasi padi, ikan, dan bebek)• Meningkatkan produktivitas padi hingga mencapai 10-15% Jarak Tanam Jajar Legowo1. Jajar legowo (2:1) adalah cara tanam padi dimana setiap dua baris tanaman diselingi oleh satu barisan kosong yang memiliki jarak dua kali dari jarak tanaman antar baris sedangkan jarak tanaman dalam barisan adalah setengah kali jarak tanam antar barisan, meningkatkan populasi 30%.2. Jajar legowo (4:1) adalah cara tanam padi dimana setiap empat baris tanaman diselingi oleh satu barisan kosong yang memiliki jarak dua kali dari jarak tanaman antar barisan. meningkatkan populasi 20%. Sistem Tanam Jajar Legowo dan Jajar Legowo SuperSecara prinsip metode jarwo super sama dengan jarwo biasa. Perbedaannya dalam jarwo super beberapa variabelnya dibuat lebih optimal. Badan Litbang Kementerian Pertanian mempublikasikan hasil dari penelitian budidaya padi dengan sistem jajar legowo super (jarwo super). Hasilnya sangat mencengangkan, metode jarwo super mampu mendongkrak hasil panen padi sampai 14,4 ton per hektar. Keunggulan cara tanam jajar legowo super • Pemberian biodekomposer mampu mempercepat pengomposan jerami• Pemberian pupuk hayati sebagai seed treatment dapat menghasilkan fitohormon (pemacu tumbuh tanaman), menambat nitrogen dan melarutkan fosfat yang sukar larut serta meningkatan kesuburan dan kesehatan tanah• Pestisida nabati yang efektif dalam pengendalian hama tanaman padi seperti wbc • Penggunaan alsintan untuk penghematan biaya tenaga kerja serta pengurangan kehilangan hasil panen.Terdapat empat hal yang harus diterapkan secara ketat dalam sistem jarwo super:1. Penggunaan benih unggul. Benih yang digunakan untuk sistem jarwo super harus benih unggul. Benih unggul yang telah di uji coba antara lain inpari HBD, 30 Ciherang Sub-1 dan Inpari 33.2. Penerapan biodekomposerSebelum tanah diolah terlebih dahulu berikan biodekomposer untuk mengomposkan jeramai sisa panen terdahulu. Biodekomposer mempercepat proses pengomposan jerami dari sekitar dua bulan menjadi hanya 1-2 minggu.3. Penggunaan pupuk hayati. Pupuk hayati merupakan pupuk yang berisi mikroorganisme hidup yang berfungsi penambat nitrogen dan meningkatkan kesuburan tanah. Aktivitas mikroorganisme dalam pupuk hayati membantu meningkatkan penyerapan zat hara tanah oleh tumbuhan. 4. Pengendalian hama dan penyakit tanaman terpadu. Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan pestisida alami dan pestisida sintetis secara berimbang. 5. Mekanisasi pertanian. Menggunakan mesin-mesin pertanian untuk proses pemanenan seperti combine harvester. Mesin pertanian dapat menekan bulir padi yang hilang pada proses pemanenan. Sehingga budidaya menjadi lebih efisien dan produktivitas pun meningkat. Oleh : Winda Ika Permatasari Sumber :Badan Penelitian dan Pengembangaan Pertanian: Petunjuk Teknis Budidaya Jajar Legowo Super.Balai Pengkajian Teknologi Pertanian: Sumatera SelatanIsmunadji, M., dkk. 1992. Padi Buku 2. Penelitian dan Pengembangan Pertanian Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bogor.Misran. 2014. Studi sistem tanam jajar legowo terhadap peningkatan produktivitas padi sawah. J Penelitian Pertanian Terapan 14(2): 106-110.Mujisihono, R. dan T. Santosa. 2001. Sistem Budidaya Teknologi Tanam Benih Langsung (TABELA) dan Tanam Jajar Legowo (TAJARWO). Makalah Seminar Perekayasaan Sistem Produksi Komoditas Padi dan Palawija. Diperta Provinsi D.I. Yogyakarta.