Oleh WIWIEK S. HARI, SP Penyuluh Pertanian UPT BPP Cempaka Berbicara mengenai suatu hal yang berhubungan dengan perkembangan inovasi teknologi tak akan habis habisnya tahun demi tahun sudah pasti akan terus berkembang dan maju, seiring dengan perkembangan tersebut diharapkan mampu menghasilkan output yang lebih meningkat. Dalam upaya pencapaian target Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN), salah satu rekomendasi yang disarankan adalah penerapan sistem tanam yang benar dan baik melalui pengaturan jarak tanam yang dikenal dengan sistem tanam jajar legowo. Sistem tanam legowo merupakan cara tanam padi sawah dengan pola beberapa barisan tanaman yang diselingi satu barisan yang kosong. Tanaman yang seharusnya ditanam pada barisan yang kosong dipindahkan sebagai tanaman sisipan di dalam barisan. Tanaman padi yang menerapkan sistem tanam legowo ini memiliki keuntungan, manfaat dan kelebihan antara lain : mengurangi serangan hama dan penyakit, memberikan sirkulasi udara dan pemanfaatan sinar matahari yang optimal untuk pertanaman, upaya penanggulangan gulma serta pemupukan dapat dilakukan dengan mudah, mampu meningkatkan produksi. Alhamdulillah pada musim tanam tahun 2020 ini Kelompok Tani Karya Bakti Kelurahan Palam salah satu Wilbin UPT BPP cempaka mau menerapkan sistem tanam padi lokal dengan sistem jajar legowo 3 : 1 jarak tanam 35 x 17,5 x 50 cm, satu lagi kelompok yang mau menerapkan pengaturan jarak tanam yang direkomendasikan, semua tak lepas dari peran serta penyuluhnya yang terus memberikan penyuluhan, semangat dan dorongan pada mereka sehingga kedepannya kelompok tani lain juga mau menerapkan dan siap untuk menjadi para petani maju dan milenial