Luas Lahan kering Desa Tampang adalah 150 Ha yang sudah dimanfaatkan untuk tanaman pangan 12 Ha dan perkebunan 115 Ha, sedangkan populasi ternak sapi berdasarkan sensus peternakan Tahun 2017 adalah 313 ekor. Potensi pengembangan usaha ternak sapi potong sangat besar karena ketersediaan lahan untuk menanam hijauan pakan/rumput ataupun tanaman pangan seperti singkong. Tentu saja tidak terlepas dari pengamatan untuk mencari permasalahan/kendala dalam usaha pengembangan usaha ternak sapi potong. Sekolah Lapang (SL) adalah salah satu metode penyuluhan yang cukup efektif sebagai pilihan untuk menyampaikan pesan penyuluhan kepada para petani. Menggali dan mengamati potensi yang tersedia, menemukan ide kreatif hingga mendapat solusi masalah sendiri merupakan beberapa rangkaian kegiatan Sekolah Lapang (SL). SL dilaksanakan di Kelompok Tani Mekar Jaya dan sapi yang digunakan adalah sapi Limousin Croosing milik ketua (Bpk. Suyanto) Desa Tampang Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, pelaksana SL adalah Penyuluh setempat (Bpk. Jamsari, ST.), SL diikuti oleh 20 orang perserta dari anggota Kelompok Tani Mekar Jaya SL I pada Tanggal 8 Agustus 2017, SL II pada Tanggal 5 September 2017, SL III pada Tanggal 3 Oktober 2017 dan SL IV pada Tanggal 2 Nopember 2017. Pada SL I sapi sebanyak 2 ekor (Limousin dan Simental) diberi obat cacing masing-masing 2 bolus untuk membebaskan dari parasit cacing, diberi vitamin untuk menjaga kesehatan dan menambah nafsu makan serta ditimbang dengan timbangan digital untuk mengetahui berat badan awal sebelum diberi pakan tambahan. Kemudian setiap hari sapi diberi rumput seperti biasa dan diberi pakan tambahan berupa ubikayu sebanyak 5 kg/ekor/hari. Selanjutnya pada SL II dan III sapi diberi vitamin dan dilakukan penimbangan untuk mengetahui pertambahan berat badannya, pada SL IV dilakukan penimbangan untuk mengetahui bobot akhir kegiatan SL. Hasil Kegitan SL : 1. Berat Sapi 1 SL I 324.04 Kg, SL II 353.48 Kg, SL III 376.40 Kg, SL IV 420.290 Kg. Kenaikan bobot badan (bb) dari SL I ke SL II adalah 29.440 Kg, atau pertambahan bobot badan harian (pbbh) 0.981 Kg/hari. Kenaikan bb dari SL II ke SL III 22.920 Kg atau pbbh 0.764 Kg/hari. Kenaikan bb dari SL III ke SL IV adalah 43.890 Kg atau pbbh 1.463 Kg/hari. Rata-rata pertambahan bobot badan harian selama SL adalah 1.069 Kg/hari.2. Sapi 2 SL I 453.73 Kg, SL II 479.89 Kg, SL III 510.80 Kg, SL IV 557.00 Kg. Kenaikan bobot badan (bb) dari SL I ke SL II adalah 26.160 Kg, atau pertambahan bobot badan harian (pbbh) 0.872 Kg/hari. Kenaikan bb dari SL II ke SL III 30.910 Kg atau pbbh 1.030 Kg/hari. Kenaikan bb dari SL III ke SL IV adalah 46.200 Kg atau pbbh 1.540 Kg/hari. Rata-rata pertambahan bobot badan harian selama SL adalah 1.147 Kg/hari. Oleh : SuliyoDok.bp3k.plh