Loading...

SL-PHT MENINGKATKAN KAPASITAS PENYULUH TERHADAP OPT

SL-PHT MENINGKATKAN KAPASITAS PENYULUH TERHADAP OPT
Tahun 2014 ini Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Pasaman melakukan kegiatan Sekolah Lapang Penyakit dan Hama Tanaman (SL-PHT). Kegiatan yang dilakukan tahun ini ditujukan untuk peningkatan kapasitas tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebanyak 78 orang peserta yang dibagi menjadi 3 wilayah pengamatan hama yaitu wilayah pengamatan Lubuk Sikaping, Padang Gelugur dan Rao. Kegiatan SL-PHT ini dipandu oleh Pengamatan Hama dan Penyakit (PHP) untuk ketiga wilayah pengamatan tersebut. Dengan adanya SL-PHT ini diharapkan pada PPL di lapangan lebih cepat memberikan respon terhadap kendala yang dihadapi oleh petani dalam mengenal hama dan penyakit pada tanaman padi karena telah dibekali oleh pengetahuan tentang hama dan penyakit tanaman padi. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan dan 1 kali field day yang tentunya menjadi ajang evaluasi dan perencanaan dalam kebijakan yang akan dibuat berkaitan dengan pengelolaan dan penyakit Organisme Penganggu Tanaman (OPT) dilapangan. Asnil, SP atau yang akrab di panggil "Inyiak" selaku Kepala Bidang Tata Penyuluhan dan Teknologi Informasi BP2KP Kabupaten Pasaman sebagai Penanggungjawab kegiatan ini menjelaskan bahwa Penyuluh dilapangan wajib diberikan bekal pengetahuan yang lebih teknis dan jelas dalam pengendalian OPT agar lebih "PD" jika berhadapan dengan petani dan dapat menjelaskan kendala yang dihadapi petani dalam pertanaman sebelum PHP memberikan penjelasana yang lebih rinci. Lebih lanjut Kepala BP2KP Kabupaten Pasaman Ir. Nasrun menegaskan bahwa SL-PHT ini juga dimasukan materi tentang perubahan iklim yang tentunya juga berpengaruh terhadap perkembangan hama dan penyakit dilapangan. Diakhir kegiatan SL-PHT ini diharapkan selain PPL memahami tentang OPT tanaman juga dapat membuat pola tanam yang tepat yang disesuaikan dengan kondisi iklim dan cuaca di lokasi kerja pada penyuluh masing-masing. (Prasetyo)