Sl Upsus 2019 Poktan Situri Desa Kalitengah Kecamatan Tengahtani
SL UPSUS 2019 POKTAN SITURI DESA KALITENGAH Desa Kalitengah, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, merupakan desa dengan potensi pertanian yang besar. Luas lahan pertanian adalah 55 ha, dengan pola tanam sebagian padi – padi – palawija (teknis) dan sebagian yang lain padi – palawija (non teknis). Kelompok tani hamparan dibagi menjadi dua yaitu kelompok Tani Situri dan Si Kesambi. SL UPSUS di kelompok tani Situri seluas 1 ha melibatkan 1 demonstrator (petani penggarap), dimulai dengan melakukan persemaian (9 Mei 2019) dengan usia bibit saat tanam adalah 22 hari. Varietas yang digunakan adalah Ciherang. Penanaman (8 Juni 2019) menggunakan sistem jajar legowo 4, dengan jarak tanam 25 x 25 cm. Keunggulan Legowo 4 dibandingkan sistem biasa adalah terdapat barisan rumpun tanaman yang berada pada bagian pinggir yang biasanya memberi hasil lebih tinggi (efek tanaman pinggir); penggunaan pupuk lebih berdaya guna, pengendalian hama, penyakit, dan gulma lebih mudah, dan peningkatan populasi tanaman per hektar yang diharapkan juga dapat meningkatkan produksi. Peningkatan populasi tanaman adalah 30% dibandingkan dengan tanam sistem tegel/ biasa. Komponen teknologi PTT yang digunakan antara lain : Penggunaan pupuk organik saat pengolahan tanah (1 ton/ ha). Menggunakan benih berlabel varietas ciherang. Tanam bibit muda (umur 22 hari) Pemupukan berimbang yaitu menggunakan Urea 150 kg dan NPK 300 kg Gunakan komponen PHT (pengendalian hama / penyakit terpadu) Pemberian pestisida nabati secara teratur dan kontinyu Kendalikan gulma secara tepat. Hasil ubinan (9 September 2019) yaitu rata – rata 5.2 kg, menunjukkan peningkatan produksi, yang sebelum menggunakan teknologi jajar legowo 4 : 1 dan aplikasi pupuk organik, yaitu rata – rata 6.3 ton/ha. Setelah adanya Denfarm SL Agribisnis, dengan jajar legowo 4 : 1 dan aplikasi pesnab, juga teknologi PTT yang lainnya produksi meningkat menjadi rata- rata 6.5 ton/ha. Hasil riil di lahan demonstator adalah 6.2 ton GKP. Berdasarkan analisa usaha, pada musim tanam II ini biaya produksi yang dikeluarkan yaitu berkisar 7 juta rupiah diluar biaya sewa lahan. Dan harga jual gabah rata-rata pada musim tersebut rata-rata Rp 4.500/kg GKP. Penulis : Ayu Teni Karthika, S.TP ( Penyuluh THL-TBPP BPP Plumbon Kab. Cirebon ) Editor : Admin BPP Plumbon