Loading...

SLEMAN SABET GELAR JUARA UMUM DIAJANG PEKAN DAERAH (PEDA) KONTAK TANI NELAYAN DIY

SLEMAN SABET GELAR JUARA UMUM DIAJANG PEKAN DAERAH (PEDA) KONTAK TANI NELAYAN DIY
Pekan Daerah (PEDA) 2016 yang di gelar dari tanggal, 19 s/d 22 Mei 2016 di Pasar Ikan Higienis (PIH) jl. Tegal Turi, Giwangan Daerah Istimewa Yogyakarta berlangsung sukses dan meriah. Kegiatan PEDA diikuti oleh sekitar 300 personil yang berasal dari kontingen KTNA dari empat kabupaten dan Kota Yogyakarta. Pekan Daerah (PEDA) Petani Nelayan 2016 digelar di Kota Yogyakarta mengambil tema "Memantapkan Jejaring Usaha dan Kemandirian Kontak Tani Nelayan Dalam Rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean"Agenda kegiatan yang dilaksanakan antara lain Rembug Utama KTNA yang menghasilkan beberapa keputusan antara lain menetapkan pengurus KTNA DIY untuk masa bakti tahun 2016 s/d 2020, persiapan PENAS 2017 dan KTNA Kabupaten Sleman di tunjuk sebagai penyelenggara kegiatan PEDA tahun 2019. Pekan Daerah (PEDA) merupakan forum pertemuan petani nelayan dalam rangka proses pembelajaran, tukar menukar informasi, pengembangan jejaring kerjasama sekaligus membangkitkan semangat dan tanggung jawab serta kemandirian petani nelayan. Berkumpulnya para tokoh petani nelayan yang berhasil pada Pekan Daerah merupakan kesempatan yang berharga untuk dimanfaatkan dengan sebaik baiknya oleh berbagai pihak dalam rangka menyampaikan informasi dan kebijakan pembangunan pertanian yang diperlukan oleh petani nelayan. Pekan Daerah Petani Nelayan 2016 diharapkan sekaligus menjadi ajang untuk persiapan menghadapi PENAS XVI – 2017 di Propinsi Nangro Aceh Darussalam yang merupakan wahana bagi para petani nelayan seluruh Indonesia untuk melakukan konsolidasi, pengembangan diri, apresiasi, kemitraan, dan promosi hasil pertanian, perikanan dan kehutanan yang diselenggarakan secara teratur dan berkelanjutan, mempunyai maksud dan tujuan sebagai berikut :1. Meningkatnya adopsi teknologi dalam usaha tani sehingga meningkatkan produktivitas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan.2. Mendukung tercapainya swasembada beras Nasional sekaligus Swasembada yang berkelanjutan.3. Peningkatan peran petani nelayan/pelaku utama dan pelaku usaha agribisnis dalam pembangunan pertanian.4. Terjalin hubungan kemitraan antara pelaku utama dengan pelaku usaha.5. Terjadinya interaksi dan sinergitas diberbagai tingkatan sehingga meningkatnya kapasitas pelaku utama dan pelaku usaha.PEDA 2016 ali ini semakin semarak dan meriah dengan digelarnya berbagai kegiatan lainnya yaitu pameran Potensi Daerah, Lantip Trengginas, Temu Wicara, Festival Kesenian, Seminar, Wisata Karya, Temu Teknologi, lomba Ketangkasan, gelar teknologi, lomba merangkai sayuran dan kontes anggrek dendrobium. Dari berbagai festival dan kegiatan lomba Sleman berhasil meraih gelar juara pertama untuk, lantip trengginas dengan total nilai 954 mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) , lomba merangkai sayuran juara pertama, ketangkasan memipil jagung, kupas kelapa dan filet ikan meraih juara pertama sedangkan untuk kontes anggrek dendrobium di raih peserta (petani anggrek) dari Kabupaten Sleman.