SLPTT PADI SAWAH Persiapan Lahan : Pengolahan lahan secara sempurna. Sebarkan bahan organik dan benamkan gulma, efiensi penggunaan pupuk organic sekitar 30% Seleksi Benih : buat larutan garam, masukan benih ke dalam larutan kemudian di aduk. Benih yang melayang di buang, benih yang tenggelam di cuci kemudian masukan ke dalam karung. Rendam selama sehari semalam, tiriskan benih di tempat lembab. Benih siap disemaikan. Persemaian : sebar benih merata ke semua bedengan Tanam : Tanam bibit usia muda ( <17 hari). Jumlah bibit 1-3 batang/lubang, kedalaman 1-2 cm dengan system jajar legowo 2,4 atau 6 dengan jarak tanam 20 x 20 cm Pemupukan : untuk pemupukan spesifik loksi menggunakan alat PUTS. Dilakukan pemupukan dasar yaitu sebelum atau saat tanam, pemupukan susulan I pada 20 HST dan susulan II pada 35 HST. Penyiangan Pengendalian Hama Penyakit : Pengamatan secara rutin Penanganan Panen dan Pasca Panen : Panen tepat waktu, potong padi dengan sabit bergerigi. Gabah dibersihkan, jemur dan kemas gabah dengan karung, simpan di dalam gudang yang bebas hama serta sirkulasi udara yang baik.