Loading...

Sortasi Dan Grading Bawang Merah

Sortasi Dan Grading Bawang Merah
Kegiatan sortasi merupakan tindakan yang dilakukan untuk mendapatkan mutu yang baik dengan cara memilah-milah antara produk yang baik (bebas dari cacat atau kerusakan fisik akibat kegiatan panen maupun serangan hama penyakit) dengan yang rusak (akibat kerusakan fisik saat panen dan serangan hama penyakit). Grading adalah pengkelasan/penggolongan bawang merah berdasarkan keseragaman bentuk, kebersihan, kekerasan, bebas penyakit dan kerusakan serta ukuran diameter. Syarat Mutu Bawang Merah Sesuai SNI 01-3159-1992 Karakteristik Mutu I: - Varietas: Seragam - Ketuaan: Tua - Kekerasan: Keras - Diamaeter: Min 1.7 cm - Kerusakan (bb) : 5 % - Busuk (bb): Max 5% - Kotoran (bb): Max 1% Karakteristik Mutu II: - Varietas: Seragam - Ketuaan: Cukup tua - Kekerasan: Cukup keras - Diameter: Min 1.3 cm - Kerusakan (bb): Max 8% - Busuk (bb): Max 2% - Kotoran (bb): Tidak ada % Sortasi dan grading dilakukan secara manual. Pada saat sortasi dilakukan pemisahan kulit kering, kotoran, dan umbi yang busuk. Untuk bawang merah yang akan dijadikan bibit umbi tidak dipotong dari daunnya namun dipisahkan dari kotoran, bagian bawang yang kering, juga dari umbi yang busuk. Bawang yang akan dijual untuk konsumsi dipisahkan dari daunnya (diprotoli). Penyusun : Amerian Sutra, SP (Koordinator BPP Jangkat) Sumber Pustaka http://pascapanen.litbang.pertanian.go.id/assets/media/buku_teknologi/buku_bawang_2017.pdf