Loading...

SOSIALISASI BANTUAN PERCEPATAN PENINGKATAN PRODUKSI KEDELAI APBN-P TAHUN 2017 DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI.

SOSIALISASI BANTUAN PERCEPATAN PENINGKATAN PRODUKSI KEDELAI APBN-P TAHUN 2017 DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI.
Oleh : Nursita Apriani, SPPPL Kelurahan Selatpanjang Timur Kecamatan Tebing Tinggi Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan produksi kedelai nasional untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, menekan impor, menuju pencapaian swasembada kedelai. Penggunaan varietas unggul bermutu, ketersediaan air, pupuk, pengendalian OPT serta ketersediaan drainase menjadi komponen pengungkit produksi kedelai. Dalam rangka percepatan peningkatan produksi kedelai nasional menuju swasembada tahun 2019, maka perlu dilakukan upaya khusus melalui dukungan anggaran APBN-P 2017 sebagai berikut : (a). Program peningkatan produksi kedelai APBN-P 2017 seluas 1 juta hektar yang memanfaatkan lahan bekas program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) jagung tahun 2017 dengan pola tanam monokultur atau tumpangsari; (b). Petani pelaksana program PATB jagung diwajibkan memanfaatkan lahannya setelah panen jagung untuk menanam kedelai pada periode tanam bulan Oktober-Desember 2017; (c). Petani pelaksana program kedelai ini akan mendapat bantuan pemerintah berupa sarana produksi meliputi benih bersertifikat, pupuk organik, pupuk anorganik, rhizobium, herbisida, atau pestisida sesuai kebutuhan di masing-masing kelompok; dan (d). Pemerintah akan mempersiapkan regulasi tata niaga kedelai dan harga acuan pembelian yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Permendag nomor/M-DAG/PER/5/2017.Berdasarkan hal tersebut diatas maka diadakan Kegiatan Sosialisasi Dalam rangka percepatan peningkatan produksi kedelai nasional oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau ke Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti yang dihadiri oleh Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Provinsi Riau, Tim Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepala Bidang dan Kasi pada Bidang Penyuluhan, Koordinator PPL Kecamatan dan PPL Kabupate Kepulauan Meranti. Kepala Dinas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan menyampaikan bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti mempunyai potensi yang luas untuk pengembangan komoditi tanaman pangan antara lain padi + 5.000 Ha, jagung + 445 Ha dan Kedelai + 100 Ha yang memerlukan adanya penguatan dukungan sarana prsarana dan infrastuktur untuk Kegiatan UPSUS PAJALE. Selain itu adanya Sumber Daya Manusia yang berpotensi yaitu dengan adanya 1 penyuluh setiap 1 desa yang di pimpin oleh Koordinator PPL sebanyak 9 (Sembilan) Kecamatan dan 4 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD). Disampaikan juga bahwa kedelai pernah dicoba di Kabupaten Kepulauan Meranti tetapi produksinya belum optimal dikarenakan petani belum mempunyai pengetahuan yang memadai dalam budidaya tanaman kedelai sehingga perlu adanya pengawalan dan pendampingan PPL yang diharapkan nantinya PPL dapat mensosialisasikan pengetahuan dan teknologi tepat guna ke petani. Dalam pertemuan tersebut disampaikan juga Oleh Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Provinsi Riau dan Tim Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau bahwa target tanam untuk komoditas kedelai di Provinsi Riau seluas 6.000 Ha sedangkan untuk Kabupaten Kepulauan Meranti seluas 445 Ha. Angka luasan 445 Ha didapat dari angka luas lahan tanaman jagung yang diajukan pada APBN Tahun 2017. Program percepatan peningkatan produksi kedelai ini bukan dipaksakan tetapi ada bantuan dari pemerintah tetap bantuannya tidak penuh. Bantuan yang diberikan bukan dalam bentuk bahan tetapi uang yang ditransfer ke rekening kelompok tani untuk membeli sarana produksi pertanian. Bantuan uang sebesar Rp. 1.260.000/Ha (Biaya termasuk PPN 10 %) dan harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dilahan. Jumlah bantuan pemerintah yang diberikan adalah jumlah maksimal, apabila dirasakan kurang maka petani dapat menambah secara swadaya. Petani yang ditunjuk harus membuat rekening. Sebaiknya Program percepatan peningkatan produksi kedelai ditanam di lahan yang ditanam jagung.Dalam pertemuan dibahas juga target dari Provinsi Riau untuk Kabupaten Kepulauan Meranti seluas 445 Ha dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing Koordinator PPL Kecamatan dan PPL untuk menyampaikan pendapat dan kesanggupan masing-masing desa untuk menanam tanaman kedelai.