Loading...

SOSIALISASI BPP MODEL KOSTRATANI DI KOTA JAMBI

SOSIALISASI BPP MODEL KOSTRATANI DI KOTA JAMBI
KOTA JAMBI - Kostratani merupakan kegiatan Kementerian Pertanian yang sekarang gencar dicanangkan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di berbagai media. Untuk mendukung kegiatan tersebut maka seluruh BPP harus menjadi Kostratani yakni terhubung dengan Agriculture War Room atau AWR. Untuk tahap awal ini dibeberapa provinsi menunjuk beberapa BPP untuk menjadi BPP Model Kostratani. Di Kota Jambi BPP Pelayangan ditunjuk untuk menjadi BPP Model Kostratani. Rabu, 2 September 2020, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi melakukan Sosialisasi kepada BPP Pelayangan yang dihadiri oleh Sekretaris Camat Pelayangan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Lurah, KTNA, Para Penyuluh Lapangan, Babinsa, dan Bhabinkantibmas bertempat di aula kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi. Kegiatan sosialisasi di buka oleh Plh. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Drs. H. Erwansyah, MM. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Kostratani merupakan kegiatan Kementerian Pertanian yang sekarang gencar dicanangkan oleh Menteri Pertanian SYL di berbagai media. Beliau ingin BPP menjadi pusat data dan informasi serta mengembalikan marwah penyuluhan di tingkat lapangan yang dapat mendongkrak produktivitas pertanian khususnya pangan yang tentunya terkoordinir dalam satu komando yaitu Kostratani. Beliau juga mengharapkan peran semua aspek terkait untuk mendukung Kostratani ini, baik Camat, Lurah, KTNA, para Penyuluh Lapangan, Babinsa, dan Bhabinkantibmas, sehingga kegiatan Kostratani ini dapat berjalan lancar di lapangan. Lebih lanjut Kadis juga menyarankan, supaya demplot di tingkat lapangan sangat perlu di lakukan, sehingga petani dapat melihat teknologi yang sesuai dengan potensi pertanian yang dimiliki petani. Harapan beliau juga supaya BPTP Jambi sebagai lembaga pengkajian dapat melakukan penelitian potensi sumberdaya alam khususnya di Kota Jambi, sehingga kebutuhan benih, pupuk, alat mesin pertanian dapat tepat sasaran yang akan dianggarkan melalui APBD tahun 2021. Lebih lanjut Kadis menyatakan Kostratani juga dapat berfungsi untuk mengatur pemasaran, Big Data pada kostratani dapat menampilkan dan memonitoring distribusi secara nasional dan regional dan dapat dipantau melalui data Kostratani, apabila ada daerah yang berlebih satu komoditas atau ada daerah kerawanan pangan dapat dipantau juga melalui kostratani. Acara inti yaitu pemaparan sosialisasi Model BPP Kostratani, yang disampaikan oleh Kepala BPTP Jambi, dalam hal ini diwakili oleh Kasie KSPP yaitu Dr. Lutfi Izhar, SP., M.Sc., dan dilanjutkan dengan diskusi. Selanjutnya akan dilakukan pelatihan ditingkat BPP kepada para Penyuluh Lapangan antara lain pelatihan Updating Simluhtan, e-RDKK, CPCL (aplikasi dikirim ke AWR Kementan) dan evaluasi data laporan program utama Kementan setiap minggu, sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi yang telah dilaksanakan. ( Darmawansyah Siata _ admin_jbi ) Penulis : Ike Wirdani Putri / BPTP Jambi