Loading...

Sosialisasi Bpp Model Kostratani Gantar

Sosialisasi Bpp Model Kostratani Gantar
SOSIALISASI BPP MODEL KOSTRATANI Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu Ir. H. Takmid, MM membuka sosialisasi dan koordinasi pembentukan BPP model Konstratani yang berlokasi di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Gantar berbasis ICT, mendukung program utama Kementan yang digagas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Gantar, Danramil Haurgeulis, Kapolsek Gantar, , Kepala Desa, Penyuluh, dan POPT Sabtu (25/07). Kabupaten Indramayu adalah salahsatu kabupaten di Jawa barat yang menjadi penyangga pangan nasional. Oleh karena itu produksi pertanian harus digenjot, terlebih kabupaten Indramayu termasuk dalam lokasi proyek IPDMIP dan SIMURP. Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) sebuah gerakan pembaharuan di mana pembangunan pertanian dimulai dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat Kecamatan. "BPP kita modernisasi menjadi Kostratani. Sebagai pusat pengembangan (center of gravity). Jadi, kemampuan dan kapasitas penyuluh tidak ada alasan lagi untuk tidak berkembang," katanya Ir. H. Takmid, MM Oleh karena itu, penyuluh pertanian, menurut Takmid akan `dipersenjatai` dengan teknologi informasi dan komunikasi yang berbasis internet (Internet of things) dan artificial inteligent. Nantinya para penyuluh akan melakukan sambungan online telekonferensi dengan Mentan Syahrul. Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian yang merupakan lembaga dibawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian – Kementerian Pertanian diberikan tugas untuk melakukan pendampingan dalam ketersediaan data dan informasi petanian, terlaksananya Program Utama Kementerian Pertanian (Propaktani, Gedor Horti, Grasida, Sikomandan, Gratieks, PMS, KUR, Inovasi, Petani Milenial, dll) serta terkoneksi BPP dengan AWR. Dengan Agriculture War Room (AWR) sebagai ruang pusat data dan sistem kontrol pembangunan pertanian nasional berbasis teknologi. AWR ini sudah dirancang secara multiguna, terutama dalam memantau kondisi pertanian di tingkat kecamatan dan desa. Dimana penyuluh Pertanian Lapangan, Petani, dapat secara online ikut dalam program “Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (1 kali/minggu), Ngobrol Asik (1 kali/2 minggu), Bertani On-Cloud (2 kali/minggu) dan Millenial Agriculture Forum (1 kali/2 minggu)”. Kebijakan pemerintah dalam pembangunan pertanian melalui gerakan pembaharuan pembangunan pertanian nasional berbasis teknologi informasi. Simpul gerakan yang sangat strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan pertanian adalah lewat koordinasi, sinergi, dan penyelarasan kegiatan pembangunan pertanian akan berpusat di kecamatan atau yang disebut sebagai Kostratani. Dalam mewujudkan kedaulatan pangan, Kementan tak bertindak sendiri tetapi harus melibatkan semua komponen anak bangsa melalui gubernur, bupati, sampai pada level kecamatan. Dengan demikian pembangunan pertanian bisa lebih maju sehingga semua program yang ada di Kementan akan mendorong peningkatan produktivitas. Menurut Leli Nuryati, peran Kostratani nanti akan menjadi pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kemitraan. "Kiranya dengan terciptanya BPP Gantar menjadi model kostratani nantinya dapat menggerakan para penyuluh pertanian yang ada di tingkat kecamatan untuk lebih proaktif dalam mendampingi petani, agar petani terus memiliki semangat dalam melaksanakan kegiatan mengolah lahan secara optimal dan maksimal peningkatan produksi, produktivitas dan kesejahteraan petani," harapnya. Dalam kesemptan sosialisasi itu, Leli Nuryati juga mengajak berbagi unsur yang hadir Danramil, Kapolsek, Camat, Kepala Desa, Penyuluh, dan POPT untuk terlibat mewujudkan kedaulatan pangan. Setelah kegiatan sosialisasi, dilanjutkan dengan Bimtek IT bagi Penyuluh dan POPT yang dipimpin langsung oleh Purnomo Jati Kasie Kelembagaan BPPSDMP Kementerian Pertanian yang meliputi materi mulai dari Cybex, eRDKK, Simluhtan, Simotandi, Laporan utama, ePDPS , aplikasi Zoom Cloud dsb. Bimbingan tersebut disambut baik oleh penyuluh pertanian, melalui bimbingan tersebut akan lebih memperkuat BPP Gantar sebagai Model BPP Kostratani nuntuk menjalankan peran sebagai pusat data dan informasi. Dedi Setiadi, S.PKP (Tim BPP Kecamatan Gantar)