Pemerintahan Presiden Jokowi bertekad untuk mensukseskan kedaulatan pangan dalam jangka waktu 3 tahun ini, yaitu pada tahun 2015 s/d 2017 melalui program Upsus tiga komoditas utama yakni padi, jagung dan kedelai (pajale). Pada kegiatan Upsus pajale, segala strategi dan upaya dilakukan untuk peningkatan luas tanam, produksi dan produktivitas di daerah-daerah sentra produksi pangan. Operasioanalisasi pencapaian target di lapangan benar-benar dilaksanakan secara all in untuk mensukseskan program yaitu dengan penyediaan dana, pengerahan tenaga, perbaikan jaringan irigasi yang rusak, bantuan pupuk, ketersedian benih unggul yang tepat (jenis/varietas, jumlah, tempat, waktu, mutu, harga ), bantuan alsintan yang mendukung persiapan, panen dan pasca panen termasuk kepastian pemasarannya. Dinas Pertanian, Perkebunan Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Konsolidasi Pengawalan Program Upaya Khusus (UPSUS) Padi dan Jagung yang dirangkaikan dengan kegiatan Sosialisasi Verifikasi Dan Validasi Pupuk dan Pestisida yang dilaksanakan di Aula BPTP Provinsi Gorontalo pada hari Kamis tanggal 23 April 2015 dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango bapak Ir. Hi. Ishak Ntoma,MSi. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPTP Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh bapak Zulkifli Mantau, S.Pi, MSi, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh ibu Ir. Rina Tayib, MSc, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bone Bolango bapak Ir. Hi. Veny Monoarfa, MSi, Kepala BP4K Kabupaten Bone Bolango yang diwakili oleh Sekretaris Badan bapak Ir. Ahmad Soleman, MBA. Peserta kegiatan ini dari unsur Bintara Pembina Desa (BABINSA) se Kabupaten Bone Bolango dan Penyuluh Pertanian Lapangan se Kabupaten Bone Bolango. Pendampingan/pengawalan Upsus merupakan faktor penting dalam pencapaian target produksi yaitu dengan mengerahkan sumber daya yang tersedia. Tugas pengawalan mulai dari persiapan pertanaman yaitu mengumpulkan data dari setiap Desa dan Kecamatan antara lain pengumpulan data saluran irigasi, luas tanam dan produksi, pengawalan ketersedian pupuk, benih dan sarana pertanian.Dukungan dari TNI Angkatan Darat yakni akan membantu petani agar program swasembada pangan ini dapat terwujud pada tahun 2017. Penulis : Lukman Hairun, STP KJF BP4K Kabupaten Bone Bolango