Untuk meningkatkan produksi padi di Kec. Banjar, Buleleng, Balai Penyuluhan Pertanian di laksanakan kegiatan Demfarm Hibrida. Varietas padi Hibrida yang digunakan H664 Goal.Kamis (15/02/18), sosialisasi terhadap pelaksanaan kegiatan dilakukan di Balai Subak Rambut Naga yang dihadiri : Koordinator BPP Banjar, PPL Wilbin Dencarik, POPT Kec. Banjar, Peyuluh Suadaya, petani maju Subak Belong Desa Kayu Putih dan Anggota Subak Rambut Naga sebagai pelaksana Demfarm. Kesanggupan pelaksanaan Demfarm dari anggota Subak Rambut Naga melalui kelompok Made Kawite sebagai penanggungjawab di lapangan. Saat sosialisasi disampaikan secara mendetail bagaimana budidaya Hibrida mapan 05H. 664 Goal oleh Kelian Subak Blong Ketut Astawa Adnyana. Pengalamannya diuraikan setelah bertahun-tahun menanam padi Hibrida di wilayahnya Subak Blong, Desa Kayu Putih. Salah seorang petani Subak Rambut Naga mengungkapkan berbagai hambatan yang di hadapi penanaman padi diantaranya serangan Hama Wereng Coklat, Tungro dan Keong Mas. Setelah diberikan sosialisasi anggota Subak merumuskan kesepakatan yakni, siap melaksanakan Demfarm dengan baik sesuai anjuran, menyusun RDKK dalam minggu kedua bulan Februari, melaksanakan persemaian sesuai petunjuk teknis, melakukan penanaman benih dan jarak tanam yang di sepakati serta melaksanakan Farm Field Day (FFB) saat panen sebagai motifasi pengembanga Hibrida di diwilayah Kec. Banjar. (Sada Wedantara, Made Sudana).