Sosialisasi Gerakan Peningkatan Produksi Padi Sawah Irigasi Kabupaten Bombana
Bombana_ Memasuki musim tanam ke-2 di Kecamatan Poleang Utara dan Poleang Timur, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melakukan kegiatan Sosialisasi Gerakan Peningkatan Produksi Padi Sawah Irigasi (GP3SI). Produktivitas padi sawah irigasi di Kabupaten Bombana masih sangat mungkin untuk ditingkatkan, tentunya dengan menerapkan teknologi budidaya yang tepat dan pengelolaan tanaman yang baik maka produktivitas padi sawah dapat mencapai angka 9 ton/ha bahkan lebih, demikian arahan yang disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian Ir.Siara, M.Si saat membuka kegiatan sosialisasi. Dalam kegiatan tersebut dihadirkan 4 orang narasumber dari BPTP Sulawesi Tenggara yaitu Ir. Suharno, M.S, Zainal Abidin, S.P.,M.P, Didik Raharjo, S.P dan Dian Rahmawati, S.Si.,M.Sc. Para narasumber memaparkan paket inovasi hasil pengkajian teknologi untuk meningkatkan produktifitas padi sawah dengan teknologi jajar legowo super yang lebih dikenal dengan istilah Jarwo Super. Untuk menerapkan teknologi Jarwo Super Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pertanian memberikan bantuan stimulan sarana produksi berupa benih unggul, alat tabela legowo 2:1, pupuk dan pestisida untuk 400 hektar lahan sawah, serta pendampingan dalam menerapkan teknologi Jarwo Super oleh BPTP Sultra dan Penyuluh Pertanian. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 65 peserta dari unsur penyuluh pertanian dan perwakilan kelompok tani pelaksana GP3SI, dilaksanakan di Balai Desa Tampabulu Kecamatan Poleang Utara Kabupaten Bombana pada hari Sabtu 30 November 2019. Melalui kegiatan ini diharapkan pelaksanaan GP3SI dilaksanakan dengan baik oleh seluruh anggota kelompok tani sesuai arahan dari BPTP dan penyuluh pendamping, sehingga seluruh komponen teknologi dapat diterapkan secara tepat dan pada akhirnya memberikan hasil yang memuaskan. Kontributor: Duwi Atmanto, SP (Penyuluh Pertanian Kecamatan Poleang Utara)