Sosialisasi Hama Dan Penyakit Wereng Coklat Di Desa Sepotong Dan Desa Langkat Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis
Indonesia kini tengah berjuang melawan Covid-19. Semua elemen baik pemerintah maupun masyarakat masing-masing memiliki peran, saat ini serangan hama penyakit Belas, jamur dan wereng coklat sudah mulai tampak pada tanaman padi yang berada di Desa Sepotong dan Desa Langkat. Untuk itu pada hari kamis tanggal 25 juni 2020 UPT BBP Penyuluhan siak kecil melaksanakan sosialisasi pengendalian hama penyakit di saung Desa Langkat. Upaya dalam peningkatan produksi padi dihadapkan pada berbagai masalah. Salah satunya adalah serangan hama dan penyakit. Wereng coklat (Nilaparvata lugens Stal) merupakan salah satu hama utama tanaman padi. Hama ini cukup berbahaya, disamping dapat merusak secara langsung dengan mengisap cairan tanaman sehingga tanaman menjadi layu dan kering, dapat juga berperan sebagai vektor penyakit virus kerdil rumput dan kerdil hampa yang mengakibatkan gagal panen. Dengan demikian, maka perlu dilakukan tindakan antisipasi pengendalian untuk mencegah terjadinya serangan wereng coklat yang lebih luas. Sambutan dari Ka, UPT BPP Penyuluhan Kecamatan Siak Kecil Astud Iponi, SP “dengan adanya kegiatan sosialisai ini sangat lah penting, karena membantu para petani agar mengetahuai cara yang tepat untuk pengandalian hama dan penyakit” Bpk. Ciptadi, SP sebagai pemateri menjelaskan bahwa serangan hama penyakait wereng Coklat, Blas dan Jamur sangat berbahaya jika tidak segera di atasi karena dapat gagal panen. Serangan hama penyakit sangat rentan terhadap tanaman padi sistem penanamannya dengan cara Tabela dan tabur karena jarak tanam yang rapat memudahkan perkembangan biak pada hama penyakit kususnya pada jamur dan wereng coklat. Bpk. Sugianto Marbun selaku sponsor dari produk bayer, menambahkan bahwa sistem pengendalian hama penyakit ini tidak boleh berlebihan, dikarenakan akan menyebabkan kekebalan tubuh pada hama. Dalam kegiatan ini peserta sosialisasi di hadiri petani Desa Langkat dan Desa Sepotong yang termasuk dalam kelompoktani dua desa tersebut serta didampingi oleh penyuluh pertanian desa binan yaitu Aidil S, Sebagai Penyuluh Desa Sepotong dan Muhammad Suhardi, SP Sebagai Penyuluh Desa Langkat dan rekan - rekan penyululain nya Vatrika Afni Efendi, ST dan Muldiono . Adapun kegiatan ini tidak hanya sampai disini dan akan dilanjutkan lagi kegiatan ini pada tanggal 9 Juli 2020 untuk pembinaan kepada petani dalam pengendalian hama penyakit. Didesa langkat merupakan satu – satunya penangkar benih Varietas Cisokan dan Impari 33 yang ada di kecamatan siak kecil dan memiliki luasan lahan penangkar seluas 15 Ha, saat ini penangkar benih sudah melepaskan benihnya pada tanggal 18 Mei 2020 yang di hadiri Ka. UPT BPP Penyuluhan dan Penyuluh Kecamtan Siak Kecil, dan tahapan kedua pelepasan benih pada tanggal 23 Juni 2020 Sebanyak 2 Ton. Untuk kegiatan sosialisasi Hama dan Penyaki di Kecamatan Siak Kecil merupakan kegiatan rutinitas di BPP Penyuluhan Kecamatan Siak Kecil disaat tanaman padi sudah berumur 40 Hst keatas dan mulai tampak serangan hama penyakit pada tanaman padi. Penulis : MUHAMMAD SUHARDI, SP Penyuluh Pertanian