Loading...

Sosialisasi Hama Penyakit Padi Bersama Ka. UPT BPP, Penyuluh Pertanian Serta Di Sponsori Oleh PT. Bayer Indonesia Di Desa Langkat, Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis.

Sosialisasi Hama Penyakit Padi  Bersama Ka. UPT BPP,  Penyuluh Pertanian Serta Di Sponsori Oleh PT. Bayer Indonesia   Di Desa Langkat, Kecamatan Siak Kecil  Kabupaten Bengkalis.
Siak Kecil, dalam kondisi Pandemik Covid 19 ini para petani padi kecamatan siak Kecil tetap melaksanakan kegiatan penanaman padi untuk meningkatkan hasil maksimal. Untuk itu pada hari Kamis 09 juli 2020 UPT BBP Penyuluhan siak kecil melaksanakan sosialisasi pengendalian hama penyakit di halaman rumah Poktan Karya Abadi Desa Langkat. Upaya dalam peningkatan produksi padi dihadapkan pada berbagai masalah. Salah satunya adalah serangan hama dan penyakit. Wereng coklat (Nilaparvata lugens Stal) merupakan salah satu hama utama tanaman padi. Hama ini cukup berbahaya, disamping dapat merusak secara langsung dengan mengisap cairan tanaman sehingga tanaman menjadi layu dan kering, dapat juga berperan sebagai vektor penyakit virus kerdil rumput dan kerdil hampa yang mengakibatkan gagal panen. Dengan demikian, maka perlu dilakukan tindakan antisipasi pengendalian untuk mencegah terjadinya serangan wereng coklat yang lebih luas. Kepala Desa Langkat, Misiran “menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas bantuan yang diberikan kepada petani baik berupa materil maupun non materil kepada Ka. UPT BPP dan Penyuluh pertanian telah mengadakan kegiatan Sosialisasi Hama Penyakit dan beliau menambahkan selalu mendukung kegiatan pertanian Sambutan dari Ka, UPT BPP Penyuluhan Kecamatan Siak Kecil Astud Iponi, SP “ mengucapkan terimakasih kepada PT. Bayer Indonesia telah bersedia menyempatkan waktu dalam sosialisasi ini dan beliau menambahkan bahwa untuk kegiatan sosialisasi hama penyakit sangat lah penting karena dengan adanya ini petani agar mengetahui cara pengendalian hama penyakit. ” Bpk. Ciptadi, SP sebagai pemateri menjelaskan bahwa serangan hama penyakait wereng Coklat,patah leher, Belas dan Jamur sangat berbahaya jika tidak segera di atasi karena dapat gagal panen. Serangan hama penyakit sangat rentan terhadap tanaman padi sistem penanamannya dengan cara Tabela dan tabur karena jarak tanam yang rapat memudahkan perkembangan biak pada hama penyakit kususnya pada jamur dan wereng coklat. Dan beliau menyampaikan juga ciri – ciri tanaman yang terserang hama penyakit dari sisi pertumbuhan daun dan akarnya sudah mulai tampak. Bpk. Sugianto Marbun selaku sponsor dari produk bayer, menambahkan bahwa sistem pengendalian hama penyakit ini tidak boleh berlebihan, dikarenakan akan menyebabkan kekebalan tubuh pada hama. Dalam kegiatan ini peserta sosialisasi di hadiri Gapoktan dan Poktan kecamatan Siak Kecil yang termasuk dalam komoditi tanaman pangan dan hortikultura serta didampingi oleh penyuluh pertanian desa binan yaitu Aidil S, Sebagai Penyuluh Desa Sepotong dan Bandar Jaya, Muhammad Suhardi, SP Sebagai Penyuluh Desa Langkat, Muara Dua dan Sadar Jaya, Vatrika Afni Efendi, ST Sebagai Penyuluh Desa Lubuk Gaung dan Liang Banir, Murhaida, SP Sebagai Penyuluh Desa Koto Raja dan Sungai Nibung, Wagiran sebagai Penyuluh Sungai linau dan Tanjung Damai, dan Muldiono, SP. Sebagai Penyuluh Desa Sungai Siput dan Lubuk Muda. Didesa langkat merupakan satu – satunya penangkar benih Varietas Cisokan dan Impari 33 yang ada di kecamatan siak kecil dan memiliki luasan lahan penangkar seluas 15 Ha, saat ini penangkar benih sudah melepaskan benihnya pada tanggal 18 Mei 2020 yang di hadiri Ka. UPT BPP Penyuluhan dan Penyuluh Kecamtan Siak Kecil, dan tahapan kedua pelepasan benih pada tanggal 23 Juni 2020 Sebanyak 2 Ton. Untuk kegiatan sosialisasi Hama dan Penyaki di Kecamatan Siak Kecil merupakan kegiatan rutinitas di BPP Penyuluhan Kecamatan Siak Kecil disaat tanaman padi sudah berumur 40 Hst keatas dan mulai tampak serangan hama penyakit pada tanaman padi.