Loading...

Sosialisasi Kartu Tani di Subak Yeh Sayang

Sosialisasi Kartu Tani di Subak Yeh Sayang
Jumat (26/01/2018), dilaksanakan sosialisasi kartu tani di Subak Yeh Sayang, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Kegiatan dihadiri oleh 63 orang peserta yang terdiri dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem beserta Kasinya, Penyuluh Pertanian WKPP Bungaya dan Jungutan, POPT Kecamatan Bebandem, Team dari PT Bank BNI, serta Pengurus dan Anggota Kelompok tani/Subak Yeh Sayang. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, Ir. I Wayan Supandhi, M.Si. "Kartu tani penting untuk meningkatkan pelayanan terhadap petani dan membangun subsidi pupuk yang lebih baik" ujar Kadis Pertanian Karangasem dalam acara ini. Bapak Kadis juga menyampaikan agar realisasi kartu tani di Kabupaten Karangasem dapat segera dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan Subak Yeh Sayang diharapkan menjadi percontohan penggunaan kartu tani. Kartu tani merupakan kartu multifungsi yang memuat informasi petani, lahan, kebutuhan saprotan, informasi panen, maupun sebagai kartu debit untuk penerimaan tabungan, pinjaman, subsidi maupun bantuan serta alat penebusan subsidi. Pemanfaatan kartu tani dalam penebusan pupuk bersubsidi memberikan manfaat kepada berbagai pihak, diantaranya : 1). Petani mengetahui jumlah alokasi pupuk bersubsidi dan menebus pupuk bersubsidi sesuai quota yang diberikan, 2). Penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran, 3). Pengelolaan laporan penyaluran pupuk bersubsidi di tingkat pengecer berbasis data elektronik, 4). Pemerintah dan Stakeholder mengetahui data penyaluran pupuk bersubsidi secara cepat dan tepat, 5). Kepastian dalam pembayaran subsidi pupuk. Menurut Anik, salah seorang team sosialisasi dari PT BNI penerbitan kartu tani tidaklah susah, Kelompok tani atau Subak hanya perlu menyiapkan poto copy KTP anggotanya dan RDKK pupuk bersubsidi. Manfaat kartu tani bagi petani adalah: 1). Sebagai Identitas petani (pendataan petani), 2). Sebagai kartu penebusan SAPROTAN, 3). Sebagai kartu penerimaan pinjaman, bantuan, tabungan, 4). Sebagai kartu penjualan hasil panen. Di Bali kartu tani sudah direalisasikan sebagai percontohan di 3 (tiga) Kabupaten/Kota yaitu Denpasar, Klungkung dan Gianyar. Anik berharap Kabupaten Karangasem menjadi Kabupaten ke empat di Bali yang merealisasikan kartu tani. Subak Yeh Sayang, Desa Bungaya sangat antusias mengikuti acara sosialisasi ini, hal ini terlihat dari banyaknya anggota kelompok yang hadir dan mengikuti acara sampai selesai. Kelian Subak Yeh Sayang Nyoman Rasni merasa bangga dan berterimakasih atas kesempatan ini, Beliau juga menyampaikan akan segera melengkapi persyaratan yang dibutuhkan guna merealisasikan kartu tani di kelompoknya. Penulis : Eka PP WKPP Bungaya