Loading...

SOSIALISASI KEGIATAN PENANGGULANGAN HOG CHOLERA DI KECAMATAN AIRMADIDI

SOSIALISASI KEGIATAN PENANGGULANGAN HOG CHOLERA DI KECAMATAN AIRMADIDI
Kamis, 21 November 2019 Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi penanggulangan penyakit babi Hog Cholera. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Airmadidi yang dihadiri oleh masyarakat peternak , aparat desa, tokoh masyarakat dan penyuluh pertanian. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Ir. Wangke Karundeng membuka kegiatan ini. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan ini dan sangat mendukung penanggulangan penyakit hog cholera. Hog cholera masih menjadi ancaman tinggi bagi usaha peternakan di Provinsi Sulawesi Utara, termasuk Kabupaten Minahasa Utara. Seperti diketahui Sulawesi Utara merupakan salah satu daerah produksi da populasi babi terbesar di Indonesia. Dengan adanya wabah ini memberikan dampak ekonomi bagi peternak dan pemerintah daerah. Hal ini mendorong pemerintah menetapkan Hog Cholera sebagai salah satu penyakit strategis yang mendapat prioritas dalam pemberantasannya. Pemerintah mengambil langkah kongkrit dalam penanggulangannya antara lain vaksinasi, stamping out policy, biosekuriti dan pengaturan lalu lintas ternak. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini yaitu bahaya penyakit hog cholera dan alasan mengapa perlu dilakukan penanggulangungan. Selanjutnya materi tentang tanda-tanda pada hewan serta langkah-langkah membasmi penyakit hog cholera. Setelah pemberian materi dilanjutkan dengan diskusi kasus-kasus yang dialami masyarakat peternak, cara pemeliharaan yang baik, serta cara penanggulangan penyakit. Tahap akhir platihan dilakukan evaluasi melalui pertanyaan kepada peserta untuk mengetahui tingkat pemahaman mereka terhadap materi yang disampaikan serta memberi dorongan dan motivasi bagi masyarakat peternak untuk memperhatikan gejala-gejala penyakit hog cholera serta langkah-langkah mengantisipasinya melalui teknik pemeliharaan serta sanitasi kandang. Pada tahap akhir pelatihan dilakukan praktek vaksinasi hog cholera yang dilakukan oleh petugas teknis. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para peserta selaku peternak babi dalam mengenali dan menanggulangi hog cholera. (Rano Yudha Prawira, STP – Penyuluh Pertanian Minahasa Utara)