Loading...

SOSIALISASI KOSTRATANI DI DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN BONE BOLANGO OLEH PUSAT PENYULUHAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERTANIAN (BPPSDMP)

SOSIALISASI KOSTRATANI DI DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN BONE BOLANGO OLEH PUSAT PENYULUHAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERTANIAN (BPPSDMP)
Sosialisasi KOSTRATANI dilaksanakan di OPD Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango oleh Ir. Inang Suriati, MP selaku Kelompok Jabatan Fungsional Pusat Penyuluhan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango pada tanggal 7 Pebruari 2020 yang di buka langsung oleh Kepala Dinas Roswaty Agus, S.Pt. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas Ir. Sulastri Lamusu, Kepala Bidang Penyuluhan Yoana Rahman, STP, Kelompok Jabatan Fungsional Dinas Pertanian Provinsi Gorontanl dan Kabupaten Bone Bolango dan penyuluh pertanian. Tonggak baru pembangunan pertanian ditegakkan dari tingkat Kecamatan. KOSTRATANI menjadi ikon baru pembangunan pertanian yang diharapkan dapat berjalan secara terpadu, sinergi antar unsur pembangun pertanian secara komprehensif, melanjutkan upaya revitalisasi pertanian."Komando Strategis Pembangunan Pertanian, disingkat KOSTRATANI, merupakan realisasi arahan Pak Menteri Pertanian agar pusat pembangunan pertanian dibentuk hingga tingkat kecamatan. Satuan kerja pertanian di tingkat ini adalah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Maka dengan ini tiba saatnya merevitalisasi BPP sebagai KOSTRATANI. Maksudnya bahwa BPP tidak hanya sebatas ruang lingkup penyuluhan saja sebagaimana selama ini berjalan. KOSTRATANI mewadahi seluruh unsur yang berperan dalam pembangunan pertanian, diantaranya penyuluh, pengendali organisme pengganggu tanaman (POPT), petugas kesehatan hewan serta unsur lain bahkan lintas sektor. Selain itu, BPP diperankan dalam proses pengumpulan data lapangan yang akurat terpadu dengan BPS. Ini sedang diupayakan terus oleh Menteri Pertanian untuk sinergi dengan para pihak terkait upaya menuju single data, terutama dengan BPS dan ATR BPN. KOSTRATANI menjadi pusat berkumpulnya insan pertanian dalam arti luas, hidupkan pertemuan, rembug tani. Pusat pelatihan, yang dilakukan balai-balai diklat cukup TOT, selanjutnya latihan perbanyak di lapangan dikoordinasikan melalui KOSTRATANI. On the job training. Alokasikan demfarm yang dibimbing para petugas lapangan, terutama para penyuluh. Demfarm dilakukan di lahan petani, oleh petani, petugas membimbing dan mendampingi".Dalam materi tersebut Inang mengingatkan penyampaian bapak Menteri pertanian bahwa "Pertanian yang menjadi lingkup pekerjaan kita dapat mengundang rahmat dan perlindungan kalau yang kita lakukan ditujukan untuk kebaikan rakyat dan para petani. Jangan korupsi, jangan tipu negeri, jangan bohongi dirimu. Kita tidak boleh sombong, merasa paling tahu. Jalin hubungan baik dengan semua pihak, dapatkan masukan sebagaimana kita juga memberi saran untuk menjadi lebih baik. Arah kita untuk menjadikan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Tugas kita menyiapkan supporting system, asistensi agar berjalan dengan baik sesuai arah yang telah digariskan. Tiga bulan dari sekarang sudah harus nampak perubahan menjadi lebih baik, serius untuk mencapai target", tegasnya. Penulis : Lukman Hairun, STP Penyuluh Pertanian Madya