Bertempat di aula Bapeltan Provinsi Lampung, pada hari Selasa, 26 November 2019 dilaksanakan sosialisasi Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani). Sosialisasi diikuti oleh 6 Kabupaten (Kostratan Daerah) direncanakan 25 BPP Kecamatan (Kostratan), BPTP Lampung, BPP Lampung dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung. Dalam acara ini 25 Camat sebg komadan kostratani, 25 korluh BPP/UPT sebagai sekretariat kostratan, Kepala Dinas Pertanian, Kabid/Kasi Penyuluhan dari 6 Kabupaten sebagai sekretariat Kostratani Daerah dan BPTP Lampung sebagai kostratani Wilayah aktif mengikuti acara.Dalam arahannya Kepala Dinas TP dan Hortikultura menyampaikan bahwa Kostratani merupakan program baru Kementerian Pertanian, dan Lampung merupakan satu diantara 13 propinsi yang mendapat kepercayaan pada kesempatan pertama. Hal ini tidak lepas karena Lampung merupakan lumbung pangan Indonesia, yaitu padi urutan ketujuh di Indonesia dan jagung urutan ketiga.Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Dr. Idha Widi Arsanti, SP, MP sebagai penanggungjawab Sosialisasi Kostratani Propinsi Lampung memaparkan bahwa program kerja jangka pendek Kementerian Pertanian adalah : 1) Single data, yaitu Pengakurasian data lahan dan produksi pengembangan Agriculture War Room (AWR) , 2) Membangun Komando Strategis Pertanian (Kostra Tani) hingga tingkat kecamatan ostratani, 3) Ketersediaan pangan yaitu Menjamin ketersediaan komoditas pangan strategis 3 bulan ke depan untuk memenuhi kebutuhan pangan 267 juta penduduk , 4) Pembiayaan pertanian, melalui Perbaikan konsep asuransi dan inisiasi bank pertanian dan 5) Sinergisitas Penguatan manajemen pembangunan pertanian melalui sinergitas hubungan dengan Kementerian/Lembaga (BPS, Kemen ATR/BPN, Kemendag, Kemenperin, Kemendes PDTT, Bulog); Perguruan Tinggi; serta Pemerintah daerah (gubernur/bupati/walikota. .Selanjutnya dijelaskan oleh Kapusdik bahwa KOSTRATANI adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional yang berperan sebagai Pusat Data dan informasi Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian, Pusat Pembelajaran, Pusat Konsultasi Agribisnis dan Pusat Pengembangan Jejaring Kemitraan dengan pasukan yang terdiri dari Tenaga Fungsional, IT, KORAMIL, dan POLSEK. (Supriyanto, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Lampung Timur)