Pada hari Sabtu tanggal 24 Maret 2018 bertempat di aula BPP Kecamatan Cisurupan, Dinas Pertanian Kabupaten Garut, melalui Bidang Perkebunan mengadakan pertemuan dengan para kelompok tani kopi dari beberapa kecamatan yang penghasil kopi. Hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang Perkebunan Haeruman.,MP beserta para Kasi di bidang perkebunan dan petugas dari kecamatan yang terkait. Pertemuan membahas beberapa hal seputar dunia perkebunan, khususnya masalah kopi. Selain silaturahmi, pertemuan juga membahas persiapan menyambut Hari Krida Pertanian pada bulan Juli tahun 2018 tingkat Kabupaten Garut dan tingkat Provinsi Jawa Barat. Dinas Pertanian Kabupaten Garut melalui Bidang Perkebunan berencana akan mengadakan lomba bedah kebun kopi bagi kelompok tani pembudidaya kopi. Kelompok tani yang masuk nominasi lomba sebanyak 25 kelompok yang tersebar di beberapa kecamatan.Adapun yang menjadi kriteria penilaian adalah kelembagaan petani dan keberadaan kebunnya. Aspek kelembagaan yang dinilai adalah legalitas, AD/ART, kepengurusan dan pembinaan.Sementara untuk keberadaan kebun yang dinilai adalah, apakah kebun tersebut melaksanakan GAP (praktek budidaya kopi yang baik), bagaimana sanitasinya, apakah melaksanakan pemupukan, bagaimana frekuensi nya dan sebagainya.Penilaian akan dilakukan mulai bulan April sampai bulan Mei yang akan dilaksanakan oleh tim dari kabupaten. Haeruman MP., menjanjikan, pemenang lomba akan mendapatkan hadiah sebuah motor dari sponsor.Pada pertemuan itu, beliau juga menyampaikan rencana akan diadakan camping di kebun kopi sekaligus talk show dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya dan akan membongkar segala sesuatu yang berhubungan dengan kopi. Dengan camping di kebun kopi selain bisa menghirup udara segar, peserta juga mendapat ilmu tentang perkopian.Bagaimanapun di Garut saat ini kopi sedang mengalami peningkatan trend, sepuluh tahun kedepannya masih bagus. Tetapi aspek kelembagaan, dinamika kelompok, dan budidaya harus terus diperbaiki, jangan menonjolkan ego yang bersifat memecah belah. Kelompok harus selalu mengutamakan kesinambungan produk (kopi), para petani harus kompak dan menjaga kebersamaan sehingga sesuai dengan visi misi APEKI Kabupaten Garut, yaitu Kopi Garut Mendunia.Pada kesempatan itu juga dilangsungkan pemilihan pengurus MPIG ( Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis).Pengurus yang terpilih adalah Bapak Yayat sebagai ketua dan Bapak Ulloh sebagai sekretaris. Untuk pengesahan pengurus selanjutnya akan dilakukan pada agenda berikutnya.Mengakhiri acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.(Agus Kartono)