SOSIALISASI RANCANGAN PERATURAN DAERAH LP2B KABUPATEN MINAHASA UTARA
Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara pada tanggal 18-19 November 2019 mengadakan kegiatan sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Lahan Pertaian Pangan Berkelanjutan (LP2B). bertempat di Hotel Ibis Manado, kegiatan ini dihadiri oleh aparatur desa dan kecamatan se-Kabupaten Minahasa Utara. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Ir Wangke Karundeng MAP, begitu sangat mengapresiasi kegiatan ini karena merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Dinas Pertanian untuk menjaga ketersediaan pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Hal ini harus di dukung penuh oleh semua aparat desa agar LP2B ini bisa terealisasi dengan maksimal. Melihat perkembangan ke depan perlu ada upaya khusus agar pangan tetap tersedia. Senada dengan Kepala Dinas Pertanian, Asisten II bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Drs Allan Mingkid, juga sangat mendukung akan program tersebut. Menurut beliau pemerintah harus cepat mengambil langkah kongkrit untuk melindungi ketersediaan lahan pangan agar menjamin kehidupan seluruh masyrakat Minahasa Utara pada umumnya. Langkah ini sudah sangat tepat dan efektif, sehingga harus ada aturan hokum yang jelas untuk mengawal keberlangsungan kegiatan tersebut. Rancangan Peraturan Daerah tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) merupakan upaya pemerintah daerah untuk melindungi lahan pertanian di Kabupaten Minahasa Utara dari ancaman alih fungsi lahan pertanian. Pesatnya perkembangan pembangunan infrastruktur dan indsutri diberbagai bidang di Minahasa Utara menjadi tantangan dalam mempertahankan lahan pertanian. Jikakondisi saat ini terus terjadi maka lahan pertanian akan semakin berkurang sehingga upaya untuk mencapai ketahanan pangan nasional di masa mendatang akan sulit tercapai. Para peserta sangat antusias mendenganr setiap pemaparan mengenai Ranperda LP2B ini, dan diharapkan mereka mampu mensosialisasikan lebih lanjut ke desa atau kecamatan masing-masing. (Rano Yudha Prawira, STP- Peyuluh Pertanian Kabupaten MInahasa Utara).