Loading...

SOSIALISASI SERTIFIKASI RSPO DIDESA TANDUN ROHUL

SOSIALISASI SERTIFIKASI RSPO DIDESA TANDUN ROHUL
Kelapa sawit merupakan salah satu komoditi unggulan yang sangat berperan dalam pengentasan kemiskinan, penyediaan lapangan kerja, penyebaran pembangunan dan sumber mata pencaharian masyarakat Tandun. Beberapa waktu yang lalu di Balai Desa Tandun telah diadakan pertemuan kelompok tani bersama pemerintah dan WRI dalam rangka diskusi sekaligus sosialisasi pembentukan kelompok tani yang akan mengikuti program sertifikasi RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) yang dipelopori oleh pihak WRI (World Resources Institute). Pada acara tersebut juga hadir perwakilan dari pihak PTPN V yang pada kesempatan itu ikut memberikan dorongan dan motivasi agar masyarakat dapat mengikuti program tersebut, karena program ini baru pertama kali dilakukan khususnya untuk petani swadaya. Tercatat jumlah kelompok tani yang telah masuk ke dalam database SIMLUHTAN berjumlah 13 (tiga belas) kelompok, namun dari jumlah tersebut baru ada 5 (lima) Kelompok komoditi perkebunan kelapa sawit, 2 (dua) kelompok komoditi karet dan selebihnya adalah peternakan. Berdasarkan hasil survey atau pemetaan yang dilakukan sebelumnya oleh pemerintah desa dan pihak terkait bahwa luasan perkebunan kelapa sawit yang berada di desa tandun tersebut telah mencapai ± 700 Ha dan tentunya itu belum semuanya telah dilakukan pemetaan karena keterbatasan waktu. Berdasarkan hasil pertemuan dan diskusi tersebut rencananya dalam waktu dekat ini masyarakat beserta pemerintah desa tandun dan juga dibantu oleh petugas pendamping desa akan mencoba mendata masyarakat yang memiliki kebun kelapa sawit yang belum terdaftar atau belum bergabung sebagai anggota kelompok tani maka akan diarah untuk membentuk kelompok tani. Jika datanya telah didapatkan tentunya akan lebih mudah untuk melakukan pertemuan kembali dalam memilih manajer kelompok dan pembentukan ICS (Internal Control System) karena hal itu merupakan SOP dari kelompok tani yang akan mengikuti sertifikasi RSPO.