Loading...

SOSIALISASI SIMOTANDI (SISTEM INFORMASI DAN MONITORING PERTANAMAN PADI)

SOSIALISASI SIMOTANDI (SISTEM INFORMASI DAN MONITORING PERTANAMAN PADI)
Kepala Balai BPTP Balitbangtan Kalimantan Tengah (Dr. Ir. Ferry, MP) beserta Tim Upaya Khusus (UPSUS) melaksanakan rapat evaluasi pencapaian Padi, jagung dan Kecelai di kalteng dan Sosialisasi SIMOTANDI dalam rangka mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) UPSUS PAJALE (Padi, Jagung, Kedelai) di kantor aula Hotel Luwansa Palangka Raya (17-19/4/2017). Rakor yang dilaksanakan dalam rangka kejar target Luas Tambah Tanam (LTT), sinkronisasi data serta sosialisasi SIMOTANDI turut dihadiri oleh Kepala Dinas ,Kepala BPP dan mantri Tani Kabupaten / kota se- Kalimantan Tengah, Komandan Distrik Militer (Dandim) se -KALTENG . Pada sambutanya Kepala BPTP Balitbangtan Kalteng memberikan apresiasi atas kerja keras para petugas lapang, Babinsa, tim kerja BPS, tim kerja dinas, kepala BPP dan segenap pihak yang terkait dalam pelaksanaan progran UPSUS di Kabupaten / Kota di Kalteng. Dijelaskannya bahwa secara umum Indonesia sudah swasembada beras, akan tetapi wilayah Kalteng masih belum swasembada dan masih membutuhkan pasokan beras dari provinsi lain, sehingga diperlukan dukungan semua pihak agar target Kalteng mandiri pangan dapat tercapai. Konversi lahan yang cukup tinggi saat ini menjadi kendala dalam pencapaian swasembada pangan, untuk itu diperlukan cetak sawah baru dan mulai menggarap lahan kering untuk mengembangkan lahan tanam tanaman pangan (padi, jagung, kedelai). Maka ke depan kontribusi tersebut perlu dioptimalkan agar target Kalteng dapat tercapai. Pada akhirnya Rakor UPSUS kali ini membuahkan suatu kesepakatan bahwa untuk melihat progres program UPSUS maka penyampaian laporan LTT harian, mingguan dan bulanan harus tetap berlanjut sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Dan untuk mengoptimalkan capaian target LTT, maka perlu adanya sinkronisasi data antara data UPSUS dan SIMTP mulai dari tingkat kecamatan, serta finalisasi nya di tingkat Kabupaten. Disamping itu pemanfaatan Simotandi (Sistem Informasi Monitoring Pertanaman Padi) sebagai alat bantu untuk pelaporan LTT harus dioptimalkan oleh petugas lapangan/ pencatat data.(LUKMANUL CHAKIM / PP.MUDA KABUPATEN BARITO TIMUR KALTENG)