SOSIALISASI SISTEM MANAJEMEN INFORMASI PENYULUHAN PERTANIAN (SMIPP) DI KECAMATAN SASAK RANAH PASISIA, KAB. PASAMAN BARAT
Tujuan kegiatan sosialisasi Sistem Manajemen Informasi Penyuluhan Pertanian (SMIPP) ditingkat kecamatan adalah untuk memberitahukan kepada penyuluh yang ada di WKP akan pentingnya menginput data kedalam simluhtan sesuai realitas di lapangan. Data yang diinventarisir oleh masing- masing penyuluh WKP dilaporkan kepada petugas admin SMIPP kecamatan, diharapkan kerjasama intensif setiap penyuluh sehingga dapat membantu petugas admin dalam menginput data dan informasi yang berhubungan dengan kegiatan penyuluhan pertanian tersebutKegiatan sosialisasi ini disampaikan dalam agenda training penyuluhan pertanian perikanan dan kehutanan kecamatan Sasak Ranah Pasisia pada Kamis, 9 Juni 2016 bertempat di UPT Balai Penyuluhan kecamatanSasak Ranah Pasisia. Materi SMIPP disampaikan oleh petugas admin kecamatan yang sebelumnya sudah mengikuti kegiatan monev SMIPP ditingkat kabupaten di BP4KKP Pasaman Barat. Training kali ini dihadiri oleh beberapa penyuluh Jorong (WKP) dan petugas baik dari kecamatan maupun kabupatenPenginputan data ini penting guna membuat rancangan kebijakan oleh berbagai pihak terkait. Kedepannya diharapkan dengan sistem digital ini akan memudahkan stake holder dalam membuat perencanaan program kerja dengan hanya mengklik data yang dibutuhkan sudah tersedia secara online. Yang perlu perhatian oleh poktan atau petani melalui penyuluh dapat menyampaikan bahwa penerima manfaat program/ kegiatan dinas hanyalah poktan yang sudah teregistrasi dengan lengkap di simluhtanKendala yang dihadapi penyuluh dalam membina kelembagaan petani di kecamatan Sasak Ranah Pasisia selama ini diantaranya adalah sulitnya mengumpulkan identitas petani anggota poktan berupa NIK petani yang merupakan salah satu syarat registrasi input data poktan. Plt kepala UPT SRP Ibuk Ida Royani, SP mengungkapkan "semua penyuluh Jorong (WKP) agar setelah dilaksanakan sosialisasi tentang SMIPP ini bisa memicu semangat penyuluh untuk bisa membuat trik tertentu sehingga berhasil mendapatkan data NIK petani tersebut". "Sedikit demi sedikit kita ajak petani dan kelembagaan petani untuk melek teknologi sehingga mereka tidak tertinggal dan bisa lebih maju dalam era MEA sekarang ini" pungkasnya. Selamat bekerja, tetap semangat meski ramadhan! (Zuhelmi, penyuluh kec. SRP)