Loading...

Sosialisasi SL Tematik Padi Ramah Lingkungan

Sosialisasi SL Tematik Padi Ramah Lingkungan

Kegiatan Sosialisasi SL Tematik Padi Ramah Lingkungan di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, merupakan bagian dari program pemerintah daerah dan Balai Penyuluhan Pertanian untuk mendorong pola usaha tani yang lebih berkelanjutan. SL Tematik ini dilaksanakan langsung di lahan petani, sehingga peserta dapat belajar secara praktik mengenai teknik budidaya padi yang tidak hanya meningkatkan hasil panen tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.

Fokus utama sosialisasi adalah penerapan teknologi ramah lingkungan, seperti penggunaan pupuk berimbang, pengendalian hama terpadu (PHT), serta pemanfaatan bahan organik lokal. Petani diajak memahami bahwa penggunaan input kimia berlebihan dapat menurunkan kualitas tanah dan air, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih bijak. Dengan metode ini, diharapkan produktivitas padi tetap tinggi tanpa merusak lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya monitoring lahan demplot sebagai contoh nyata penerapan teknologi ramah lingkungan. Petani dapat melihat langsung perbedaan hasil antara pola budidaya konvensional dan pola ramah lingkungan. Hasil monitoring kemudian dijadikan bahan evaluasi bersama untuk memperbaiki teknik budidaya.

Manfaat utama sosialisasi SL Tematik di Pamulihan Garut, Meningkatkan keterampilan petani dalam budidaya padi ramah lingkungan. Mengurangi ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia. Menjaga kualitas tanah, air, dan ekosistem pertanian. Mendorong terbentuknya pola usaha tani berkelanjutan yang mendukung ketahanan pangan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini bukan hanya sosialisasi teknis, tetapi juga gerakan perubahan menuju pertanian organik dan berkelanjutan .Dengan adanya SL Tematik, petani tidak hanya difokuskan pada peningkatan hasil panen, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem pertanian. Hal ini penting untuk menjaga kualitas tanah, air, dan lingkungan sekitar agar tetap mendukung produksi padi di masa depan.

Di Laboratorium Lapang Kecamatan Pamulihan, kegiatan pengamatan dilaksanakan sejak awal pertanaman hingga memasuki fase generatif. Melalui pengamatan ini, kondisi tanaman dapat dipantau secara langsung dan menjadi dasar evaluasi penerapan teknologi budidaya di lapangan.