Sosialisasi UPSUS SIWAB di Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem
Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem melaksanakan sosialisasi Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting atau yang disingkat UPSUS SIWAB di UPT Dinas Pertanian Kecamatan Bebandem (20/03/2017). Kegiatan diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari Kepada Desa, Petugas Pertanian dan Kelompok Tani Ternak se Kecamatan Bebandem. Disampaikan oleh Kasi Pembibitan dan Produksi Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, I Wayan Degdeg bahwa UPSUS SIWAB merupakan program pemerintah pusat Satker Dinas Pertanian Provinsi Bali. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan populasi ternak sapi, dimana populasi sapi Kabupaten Karangasem saat ini adalah tertinggi di Provinsi Bali akan tetapi dihawatirkan akan menurun untuk itu dilaksankanlah kegiatan ini. Jumlah indukan sapi di Kabupaten Karangasem adalah 48.875 ekor, dari jumlah tersebut ditargetkan 29.348 akan menjadi abseptor IB. Abseptor IB adalah calon sapi indukan betina yang akan di Insiminasi Buatan (IB). Sasaran dari UPSUS SIWAB ini antar lain 1). Terjadi kelahiran ternak sebanyak minimal 70% dari target yang telah ditentukan, 2). Mengurangi gangrep (gangguan reproduksi), 3). Terjadi penurunan pemotongan betina produktif sebanyak 20%. Dalam kegiatan UPSUS SIWAB akan diadakan pendataan, umur sapi indukan yang didata adalah berumur 2 tahun s.d 8 tahun, serta sapi indukan yang telah buting 5 bulan dan sapi indukan yang telah melahirkan. Setiap desa se Kabupaten Karangasem memiliki petugas yang menangani UPSUS SIWAB. Disampaikan juga bahwa apabila ada peternak atau kelompok memiliki sapi sesuai dengan kreteria agar segera mendaftarkan ke petugas di masing-masing desa. Petugas akan memberikan pelayanan seperti Insiminasi Buatan (IB), pelayanan kesehatan apabila ternak mengalami gangguan reproduksi dan pemberian suntikan perangsang bagi ternak yang tidak mau birahi. Semua pelayanan dalam kegiatan UPSUS SIWAB tahun 2017 dibiayai oleh Pemerintah Pusat, sehingga peternak tidak dipungut biaya lagi atau diberikan secara gratis. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan kegiatan UPSUS SIWAB dapat dikenal oleh petugas maupun masyarakat umum, sehingga program dapat berjalan dengan baik dan tujuan dapat tercapai. Penulis : Eka/PPL Kab. Karangasem