Loading...

SOSILISASI CADANGAN BENIH DAERAH (CBD)PROVINSI BALI DI KABUPATEN BULELENG

SOSILISASI CADANGAN BENIH DAERAH (CBD)PROVINSI BALI DI KABUPATEN BULELENG
Normal 0 false false false EN-GB X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; text-autospace:ideograph-other; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-fareast-language:EN-US;} Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali yang diwakili Bapak Wayan Joni, Senen, 27 Oktobe 2014 melqkukan sosialisasi terkait bantuan Benih untuk kelompok tani yang mengalami gagal Panen akibat serangan OPT maupun bencana kekeringan tahun 2014 di Kabupaten Buleleng. Bantuan CBD ini diberikan sebanyak 5161 kg dengan luas areal mencapai 206 Ha. Adanya serangan OPT yang berat sampai dengan Puso, diberikan berupa benih varietas Inpari 13, disebabkan OPT yang banyak menyerang adalah wereng coklat, sedangkan untuk bantuan benih berupa pengembangan diberikan varietas ceherang. Untuk tahun 2014 benih dengn varietas tersebut sudah didroping melalui PT Pertani. Kabid Padi Palawija Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng, dalam arahan yang disampaikan kepada peserta, menyampaikan bahwa tujuan sosialisasi adalah untuk meningkatkan pemahaman pemberian Benih CBD, cara memperoleh bantuan, kapan saat penanaman serta dapat membantu serta memberikan manfaat yang setinggi-tingginya untuk masyaakat tani yang memerlukannya. Yang hadir daalam sosialisasi CBD diantaranya, Kasi Perlindungan Tanaman Pangan, Distanak Buleleng, Koordinator P3K Kecamatan Sawan, Sukasada dan Banjar, Para petani calon penerima manfaat dan POPT Kecamatan serta Mantri Tani kecamatan. Provinsi Bali menyiapkan cadangan Benih untuk dialokasikan seluas, 520 Ha, sedangkan saat ini baru realisasi 245 Ha. ( I NYoman Sudrana SP, PP Madya Buleleng)