Loading...

SP3T KODIM 0814 JOMBANG CETAK LAHAN DUKUNG KEDAULATAN PANGAN

SP3T KODIM 0814 JOMBANG CETAK LAHAN DUKUNG KEDAULATAN PANGAN
Memasuki areal pertegalan di Desa, Denanyar, Kecamatan Jombang setiap harinya terdapat seratusan pasukan berbaju loreng sibuk melakukan berbagai kegiatan. Ada sekelompok yang sibuk membersihkan lahan dari bebatuan. Membongkar batu-batu yang terbenam diantar tanah tegalan kemudian memindahkannya ketepian. Sekelompok yang lain terlihat mengoperasikan hand traktor, meratakan lahan yang akan segera ditanami dengan padi. Terlihat roda traktor yang jalannya berat tersendat karena roda gronjongnya terbalut lengketnya tanah. Petugas lainnya terlihat membantu membersihkan roda yang lengket dengan tanah itu agar traktor kembali berjalan. Panas yang menyengat tidak membuat para tentara berhenti bekerja. "Ini dulu bekas lokasi markas yang sekarang sudah dipindah ke Mojosari. Seperti yang sampean lihat, kondisinya dulu bagaimana sekarang jadi seperti ini. semua kita kerjakan sendiri, para tentara mulai pagi sampai sore kita jadwal untuk terjun langsung bekerja disini, " kata Letda Inv. Rudianto komandan intel Kodim 0814 Jombang menyambut kedatangan Majalah Humus. Pada petak lain terlihat mini beghoe, mesin penggaruk tanah tidak henti mencakar cakar tanah liat. Menggaruk dan memindahkan ke bagian lain agar petakan lahan menjadi lebih rata. Tidak hanya menyiapkan lahan, terlihat juga yang sibuk menggiling beras. Terdapat sekitar 10 ton gabah yang siap diproses menjadi beras. "yang ini warnannya agak merah, berasnya juga patah. Ini dikarenakan padinya terendam karena banjir, " tutur Rudianto.Tidak jauh dari unit penggiling padi terlihat 3 orang yang juga berbaju loreng sibuk memasang satu unit pengering gabah setinggi 5 meter. Yaa…para personil Kodim 0814 sejak awal oktober memang disibukkan menyiapkan satu sentra pelayanan produksi padi. "Sebulan penuh kita sudah menyiapkan ini, semula kita hanya menyiapkan sarana pengolahan beras saja. Pengering, gudang dan penggiling padi. Tapi karena disini terdapat lahan yang tidak produktif seluas 10 ha. Sayang sekali kalau lahan ngendap. Akhirnya sekalian itu kita cetak menjadi sawah. Ini juga sudah saya laporkan kepada bapak Bupati dan beliau mendukung penuh. Termasuk kepada Kepala Dinas pertanian kabupaten Jombang, " kata Komandan Kodim 0814 Jombang Letnan Kolonel Arm. Fatkhurrahman di sela-sela kesibukan mengomando pasukannya menyiapkan SP3T (Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu)."Meskipun namanya unit pelayanan padi, rencana saya juga akan saya kembangkan petak-petak untuk tanaman hortikultura. Bisa buah, bisa sayur. Tidak usah banyak-banyak yang penting ada bisa buat contoh dan bisa menghasilkan, " tambahnya. Sementara ini kendalanya hanya airnya yang masih kurang memadai. Untuk lahan seluas ini kita hanya memiliki satu unit pompa air, " saya sudah koordinasi dengan Dinas pengairan dan segera kita ajukan proposal untuk bantuan sumur dalam, " kata Pasiter, Kapten Inv. Hariono. Apabila konsep SP3T yang dibangun oleh Kodim 0814 Jombang ini benar-benar jalan sesuai harapan tentu ini merupakan rintisan yang patut dibanggakan. "Ini baru kita di Jombang yang sudah bisa mewujudkannya, perintahnya setiap Korem akan dibangun 2 SP3T, berarti di Jawa Timur akan ada 8 unit SP3T. Dan baru jombang yang sudah bisa merealisasikannya, " tutur Fatkhurroman.Di saat lahan – lahan produktif di Jombang banyak yang mengalami alih fungsi, adanya lahan baru seluas 10 ha milik TNI AD di komplek SP3T tentu angin segar. Apalagi lahan-ahan lain yang selama ini belum produktif bisa dibuka dan dikelola, menurut informasi ada sekitar 20 hektar lagi lahan milik TNI AD di Kabupaten Jombang yang siap dikelola mendukung program kedaulatan pangan. (Tim Buletin Disperta Jombang : Ir. Bambang PHS, Akhmad Jani M, SP, Welly Puspito N, SP)