Loading...

STEK PUCUK JAMBU AIR MADU DELI

STEK PUCUK JAMBU AIR MADU DELI
Keuntungan Pebanyakan Jambu Air Madu Deli Dengan Stek Benih jambu air asal stek mempunyai beberapa keuntungan antara lain : Sifat dan pertumbuhan pertanaman di lapangan seragam dan sesuai dengan sifat induknya Benih dapat tersedia dan sepanjang tahun dalam jumlah banyak (massal) dan dalam waktu yang singkat Biaya pembuatan benih dapat ditekan karena bahan stek berasal dari limbah pemangkasan. Prosedur Pembuatan Benih Melalui StekProsedur pembuatan benih jambu air melalui stek cabang ialah sebagai berikut: Pontong limbah pangkas jambu air madu deli menjadi stek Panjang stek kurang lebih 15 cm terdiri atas 3–4 mata tunas Bagian ujung stek dipotong miring kemudian dicelupkan ke dalam parafin mendidih untuk menghindari genangan air pada bagian atas stek dan untuk menekan laju penguapan stek, sedangkan bagian bawah stek dipotong mendatar Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Untuk mempercepat pertumbuhan akar dan untuk memperbesar keberhasilan stek maka perlu diberikan ZPT perangsang akar sebagai berikut : Untuk merangsang tumbuhnya akar stek jambu Air madu deli, bagian pangkal stek perlu diberi ZPT berupa Rootone F Rootone F dibuat pasta, selanjutnya bagian pangkal stek dicelupkan ke dalam pasta sedalam 2 cm kemudian stek dibalik (pangkal di atas) selama 10 menit agar Rootone F meresap ke dalam jaringan stek Penyemaian Stek Setelah aplikasi ZPT, selanjutnya stek disemaikan pada media yang telah disiapkan, dengan kedalaman satu mata (5 cm) terbenam . Siapakan pot kecil atau gelas plastik yang telah dilubangi dan diisi media tanam Cara menyemaikan stek ialah buat kubang dengan kedalaman 5 cm, lalu pangkal stek dimasukkan ke dalam lubang, selanjutnya pasir sekitar pangkal stek ditekan agar menjadi lebih padat Kemudian media disiram dengan air bersih. Untuk menjaga kelembaban media, maka penyiraman dilakukan 2 hari sekali sebanyak 1 gelas/polibag Untuk menjaga kelembaban stek, stek disemprot dengan air bersih sehari sekali sekitar pukul 08:00 hingga stek bertunas dan berakar Untuk mengurangi intensitas sinar matahari, semaian ditempatkan di bawah naungan paranet 50%. Perawatan Semaian Dua minggu setelah stek disemai, stek telah bertunas, namun sebagian besar stek tersebut belum berakar Untuk mensuplai hara bagi stek yang belum berakar, perlu dilakukan penyemprotan pupuk daun seperti Gandasil D 1–1,5 g/l atau RG-02 1–1,5 g/l dilakukan seminggu sekali hingga saat transplanting Penyiraman dilakukan secara rutin 2 hari sekali (sesuai keadaan). Perawatan Benih Delapan puluh lima hari setelah stek disemai, sebagian besar dari stek yang disemai mulai dari pucuk yang masih hijau, cabang tersier, maupun cabang sekunder telah berakar dan bertunas Pada saat seperti itu stek harus segera dipindah (di-transplanting) ke dalam media polibag yang berisi campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang yang telah dengan perbandingan 1:1:1 Stek yang baru dipindah diberi naungan paranet 50% Beberapa perlakuan benih yang harus dilakukan agar stek bisa tumbuh baik meliputi pemupukan dengan pupuk NPK yang dilarutkan (5 g/l) diberikan seminggu sekali sebanyak 200 ml larutan/polibag penyiraman menggunakan gembor dilakukan 2 hari sekali Dua bulan setelah transplanting, benih sudah dapat ditanam di lapangan. Penulis : RETNO PUSPITANINGSIH, SP PPL kEC NGARIBOYO