Loading...

Strategi Bpp Kecamatan Tanah Kampung Memasuki Normal Baru

Strategi Bpp Kecamatan Tanah Kampung Memasuki Normal Baru
Setelah hampir tiga bulan melaksanakan Kerja Dari Rumah (Work From Home) mengikuti anjuran pemerintah, para penyuluh di BPP Tanah Kampung mulai kembali melakukan aktifitasnya dalam melayani masyarakat khusunya petani. Hal ini sekaligus menyikapi Surat Edaran Walikota Sungai Penuh Nomor: 800/196/BKPSDM-3.1/VI/2020 tentang Sistem Kerja dalam Tatanan Normal Baru Bagi Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Sungai Penuh, dimana PNS mulai kembali masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja ke kantor (Work From Office) sekaligus beradaptasi dengan kondisi pandemic COVID-19. Guna mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintah diatas, maka BPP tanah kampung pada hari Kamis tanggal 18 Juni 2020 melakukan koordinasi bersama semua Penyuluh di BPP Tanah Kampung guna menyikapi penyesuaian sistem kerja bagi PNS. Dalam koordinasi tersebut para penyuluh di BPP Tanah Kampung sepakat untuk melakukan pencegahan penyebaran COVID-19 dikantor dengan cara menjalankan protokol kesehatan dalam aktifitas kesehariannya. Diantaranya selalu menggunakan masker, memiliki hand saitizer pribadi dan menyediakan hand sanitizer di pintu masuk ruangan ataupun mengecek ketersediaan air dan sabun pada sarana cuci tangan, membatasi jumlah petugas 3 orang per ruangan dan menjaga jarak. Disamping itu para penyuluh juga diharapkan menjaga kebersihan peralatan kantor terutama laptop kantor dengan penyemprotan desinfektan, melakukan pengelapan peralatan kerja lainnya, tidak menggunakan balpoin bersama, tidak meludah sembarangan dan menjaga sirkulasi udara di ruangan agar tetap baik dengan cara membuka jendela dan pintu serta menjaga kontak seminal mungkin dengan anggota penyuluh maupun tamu yang berkunjung. Untuk tugas lapangan, koordinator BPP menghimbau para penyuluh agar mengikuti aturan pemerintah, dimana rencana penyuluhan yang melibatkan orang banyak, ditiadakan sementara waktu. Namun anjangsana perorangan ataupun konsultasi perorangan para petani bisa dilakukan dengan tetap menjaga jarak aman dan menggunakan masker. Pada kesempatan itu, Koordinator BPP Tanah Kampung Dermawan Putra, SP juga mengajak untuk memaksimalkan pemanfaatan media berbasis internet semisal Cyber Extention dan media social dalam penyampaian materi penyuluhan dan berkomunikasi dengan petani binaannya mengingat rata rata pengurus kelompok tani binaan BPP Tanah Kampung memiliki HP android dan memiliki media social. Pengurus inilah nantinya yang diharapkan bisa menjembatani permasalahan anggotanya ke Penyuluh WKPP. Disamping itu BPP Tanah Kampung Juga memiiliki group Whatsapp yang bernama “Saung Batuek” yang berarti “Pondok Bertanya”. Group tersebut beranggotakan semua penyuluh di BPP Tanah Kampung, Petugas Hama dan Penyakit Tanaman serta para petani dan pengurus kelompok tani, pelaku usaha serta Camat Tanah Kampung. Fasilitas ini telah digunakan BPP sejak tahun 2018 untuk koordinasi, sebagai sarana penyuluhan, konsultasi petani dan tempat petani mengekspose atau menampilkan keberhasilan pribadi maupun kelompok mereka dalam menerapkan inovasi dan teknologi di bidang pertanian guna memotivasi petani lainnya. Oleh karenanya Koordinator juga mengajak Penyuluh untuk mendata dan memasukkan petani milenial yang belum tergabung di Group Whatsapp untuk menjadi anggota. Dengan koordinasi seperti ini, diharapkan BPP Tanah Kampung bisa kembali beraktifitas melayani masyarakat tani dan ikut mendukung kebijakan pemerintah menekan laju penularan Covid-19. PENULIS: DERMAWAN PUTRA, SP EDITING : ROBBY ASTI PRATAMA, SP