Loading...

STRATEGI BUDIDAYA AYAM RAS PETELUR

STRATEGI BUDIDAYA AYAM  RAS PETELUR
Ternak ayam biasanya dibedakan menjadi ayam pedaging dan ayam petelur. Ayam petelur adalah ayam betina dewasa yang dapat menghasilkan telur dalam jumlah banyak dan terus-menerus. Telur ayam merupakan salah satu komoditas strategis yang mampu menyumbang peningkatan gizi masyarakat dengan kandungan nutrisi pada setiap butirnya, namun bagaimanakah situasi terkini seputar dunia budidaya ayam petelur. Budidaya ayam petelur (layer) masyarakat dewasa ini memang sedang dalam zona ketidak pastian dan ketidakstabilan, beberapa bulan yang lalu pihak peternak layer harus menerima kenyataan pahit ketika harus menjual telur dibawah biaya produksi, beberapa spekulasi mencuat kepermukaan, faktanya harga telur yang naik selalu tidak sebanding ketika disandingkan dengan jumlah penurunan harga yang begitu kentara. Ada yang berkata produksi telur berlebih ditingkat peternak adalah penyebabnya, ada pula yang berasumsi bahwa pengurangan Hatcing Egg (HE) yang lumrahnya digunakan untuk kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Dari beberapa masalah tersebut tidak ada masalah yang bisa secara gamlang menyimpulkan mana yang benar dan mana yang salah, mungkin dari beberapa ternak sudah memberikan data populasi kedinas terkait, namun apakah data tersebut valid. Sepanjang bulan juni sehingga akhir juli, para peternak mengeluh ketika harga acuan yang dikeluarkan terhadap pembeli ternak ayam petelur dimana peternak juga termasuk di dalamnya. Ternak ayam petelur sebenarnya tidak terlalu sulit jika Anda tahu caranya. Memahami cara ternak ayam petelur ini penting agar Anda bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Persiapan Lokasi Atau Kandang Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk mulai melakukan budidaya ayam petelur adalah menyiapkan lokasi atau kandang bagi ayam. Usahakan lokasi kandang yang Anda pakai cukup jauh dari pemukiman warga, sehingga bau yang timbul dari kotoran atau dari ayam tersebut tidak sampai mengganggu warga sekitar. Selain itu, lokasi yang tidak terlalu ramai juga membantu ayam Anda agar tidak menjadi stres. Usahakan juga lokasi yang Anda pilih masih cukup mudah dijangkau oleh alat transportasi. Dengan begitu, proses pengawasan dan pemeliharaan akan berlangsung lebih mudah. Untuk pemilihan kandangnya, ada dua tipe kandang yang bisa Anda pilih, yaitu kandang umparan/koloni, atau kandang baterai. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Kandang umparan atau kandang koloni menempatkan banyak ayam dalam satu kandang. Namun, kekurangannya dari kandang model ini yaitu ayam peternak bertelur langsung di lantai, sehingga Anda perlu mengumpulkan telur-telur ini secara khusus. Sedangkan pada kandang baterai, ruang gerak ayam akan lebih terbatas sehingga ayam akan lebih fokus untuk bertelur. Dalam kandang baterai, satu kandang hanya diisi oleh satu ayam saja dan tidak memakan banyak tempat karena bisa disusun hingga 4 tingkat ke atas. Pemilihan Bibit Ada dua bibit ayam di Indonesia yang biasa dijual, yaitu ayam ras petelur putih dan ayam petelur coklat. Ayam dengan ras petelur coklat memiliki ukuran sedikit lebih besar dari ayam petelur putih. Akan tetapi, secara kandungan nutrisi keduanya sama saja. Dalam memilih bibit ayam, perhatikan bahwa bibit haruslah sehat, tidak cacat, bulu menutup rata, pertumbuhannya normal, dan berasal dari indukan unggul atau penjual yang percaya. Jika Anda berencana membeli bibit dari anakan, perhatikan apakah anak ayam berasal dari induk yang sehat atau tidak, bulu menutup dengan rata dan halus, tidak ada cacar pada tubuh, nafsu makan bagus, ukuran badan normal dengan berat badan ideal, serta tidak ada feses atau kotoran pada bagian duburnya. Pemberian Pakan Hal selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah cara pemberian pakan. Pakan yang berkualitas adalah pakan yang memiliki kandungan protein, karbohidrat, mineral, kalsium, dan vitamin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ayam. Anda bisa memberikan pakan kepada ayam dalam bentuk konsentrat, dedak, dan jagung yang sudah digiling. Ayam yang kurang mendapatkan pakan tidak dapat memberikan hasil produksi yang maksimal. Begitu juga ayam yang berlebihan mendapat pakan akan membuat ayam tersebut mengalami penumpukan lemak dan menurunkan produksi telur. Perawatan Kesehatan dan Kebersihan Perawatan kesehatan ayam bisa dilakukan melalui pemberian vaksin dan vitamin secara rutin. Dengan begitu, kekebalan tubuh ayam akan lebih terjaga. Kebersihan kandang juga harus selalu dijaga agar ayam lebih sehat. Jangan biarkan kotoran ayam sampai menumpuk. Lakukan pembersihan berkala dengan menggunakan disinfektan atau cuci kutu untuk menjaga kandang agar lebih steril. Masa Panen Ayam petelur biasanya akan mulai menghasilkan telur setelah memasuki usia 4 bulan. Setiap hari ia akan menghasilkan telur yang dapat Anda panen atau kumpulkan. Nah, selesai dipanen, jangan langsung memasarkan telur tersebut. Lakukan penyortiran dan pisahkan telur yang bagus kualitasnya dengan telur yang abnormal. Biasanya telur yang abnormal memiliki ukuran yang lebih besar, lebih kecil, atau bentuknya terlalu lonjong atau gepeng. Hanya telur yang berkualitas sajalah yang nantinya bisa Anda jual ke pasar atau tengkulak. Penulis: Masdiana, SP (PPS Kec. Abuki)