Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan merupakan sentral produksi Kacang Hijau di setiap musim kemarau. Hal ini sudah menjadi budaya yang membumi pada masyarakat kecamatan Godong karena karakter tanaman kacang hijau yang tidak terlalu butuh air dan akses pasar yang sangat mudah. Hal inilah yang menjadi tantangan untuk para penyuluh di lokasi ini bagaimana mengembangkan tanaman kedelai, yang karakter kebutuhan airnya sangat berbeda dengan tanaman kacang hijau. Dua jenis tanaman ini kadangkala bertolak belakang dalam hal kebutuhan airnya, tanaman kedelai lebih banyak memiliki masa kritis kebutuhan airnya yaitu pada saat awal pertumbuhan, saat pertumbuhan vegetatif, masa pembungaan dan masa pengisian polong, sedangkan kacang hijau realtif tidak terlalu butuh air.Oleh karena itu pengembangan kedelai di Kecamatan Godong butuh strategi/terobosan khusus agar bisa berproduksi sesuai harapan. Masalah intinya adalah bagaimana tanaman kedelai tersebut mampu melewati masa-masa kritis seperti tersebut di atas, sehinggga sampai masa pengisian polong berakhir dan berproduksi optimal. Bisa dikatakan penanaman kedelai di Musim Kemarau hanya mengandalkan sisa kelembaban air pada musim tanam padi MT II. Kalau toh ada hujan kiriman belum tentu bisa kita andalkan karena hujan kiriman biasanya terjadi pada daerah-daerah tertentu (tidak merata).Hal-hal yang harus mendapat perhatian adalah : Pertama perencanaan awal penanaman, diusahakan penanaman dilakukan 1-2 minggu sebelum panen padi, hal ini karena kelembaban dimungkinkan bisa melewati masa kritis. Jika tanaman kedelai di tanam pada pertengahan bulan Mei maka kemungkinan panen akan dilakukan pada akhir Juli atau awal Agustus dimana pada saat itu cuacanya sangat panas untuk tanaman kedelai. Selisih 2 minggu dibandingkan dengan penenaman kacang hijau agar panen bisa dilakukan bersamaan dengan kedelai. Metode tanam bisa dilakukan dengan cara tugal atau sebar tergantung keadaan lahan. Namun perlu diperhatikan cara khusus dalam penanaman padinya agar tidak mengganggu tanaman kedelai. Jika penanamannya dilakukan setelah panen padi maka sangat mungkin tanaman kadelainya tidak akan mampu melewati masa kritis pengisian polong. Kedua adalah pemilihan varietas yang umurnya lebih pendek, jika memilih varietas yang umurnya lebih panjang dari saat tanam kc hijau maka dimungkinkan akan gagal panen karena OPT tikus atau kondisi cuaca yang terlalu panas. Ketiga adalah penggunaaan mulsa jerami untuk menahan panas terik matahari, menyimpan air/ mempertahankan kelembaban tanah lebih lama, dan untuk meningkatkan efektivitas pemupukan. Keempat adalah penggunaan pupuk organik padat. Fungsi pupuk ini untuk menambah kemampuan tanah menahan kelembaban. Kelima adalah penggunaan pupuk cair baik PPC maupun POC. Pupuk ini lebih dibutuhkan karena kemudahan kecepatan penyerapan oleh jaringan tanaman. Dalam kondisi cuaca kering jenis pupuk ini lebih efektif dari pada pupuk padat.Disusun Oleh :Totok Suryana, SP, THL- TBPP Kecamatan Godong Nara Sumber :1. Bpk Kustari, Ketua Kelompok Tani Desa Werdoyo, Kecamatan Godong