Loading...

SUKSESKAN GERTAN JARWO DI BUMI BEGAWI JEJAMA

SUKSESKAN GERTAN JARWO DI BUMI BEGAWI JEJAMA
Dalam rangka mendukung pencapaian sasaran Upaya Khusus (UPSUS) peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai (PAJALE) di Provinsi Lampung yang telah mencanangkan peningkatan produksi padi sebesar 1 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) sampai dengan Tahun 2016 melalui program-program yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Salah satu program yang dicanangkan pada Tahun 2016 ini melalui Gerakan Tanam padi dengan sistem Jajar Legowo (GERTAN JARWO). Untuk mencapai tujuan tersebut pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kecamatan Talangpadang dan Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Talangpadang Kabupaten Tanggamus beserta Babinsa Kecamatan Talangpadang melakukan tanam perdana Padi sawah Musim Tanam Gadu Tahun 2016. Pelaksanaan tanam perdana padi sawah di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung ini dilaksanakan pada hari Senin Tanggal 9 Mei 2016 bertempat di Desa/Pekon Kalibening Kecamatan Talangpadang Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung dengan melibatkan kelompoktani pekon/Desa Kalibening, tempat ini dipilih karena merupakan salah satu pusat penghasil beras yang ada di Kabupaten Tanggamus. Acara tanam perdana padi sawah dibumi begawi jejama (sebutan lain dari Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung) dihadiri oleh berbagai pihak antara lain Camat Talang Padang (Bapak Agustam), Kepala UPT P2T Kecamatan Talangpadang (Bapak Agus Sofyan,SP), Kepala BP3K Kecamatan Talangpadang (Ibu Puji Rahayu,SP), Babinsa se-Kecamatan Talangpadang dan Para penyuluh yang ada di BP3K Kecamatan Talangpadang serta para petani yang ada di Kecamatan Talangpadang. Penanaman padi sawah musim tanam Gadu tahun 2016 ini dimulai dengan melakukan penanaman padi secara bersama-sama oleh seluruh peserta yang hadir pada lahan sawah yang telah siap untuk ditanami. Padi sawah yang ditanam pada tanam perdana ini yaitu padi sawah varietas ciherang dengan sistem tanam jajar legowo 2:1. Cara tanam jajar legowo 2:1 adalah cara tanam berselang seling dua baris dan satu baris dikosongkan, dengan cara tanam padi sawah seperti ini populasi tanaman sebanyak 333.333 rumpun/ha sedangkan dengan cara tegel populasi tanaman 250.000 rumpun/ha. Selain itu dengan cara tanam jajar legowo memberikan keuntungan yang lain yaitu pengendalian hama,penyakit dan gulma lebih mudah; terdapat ruang kosong untuk pengaturan air, pengumpulan keong mas atau mina padi; semua barisan rumpun tanaman berada pada bagian pinggir yang biasanya member hasil lebih tinggi serta penggunaan pupuk lebih efisien. Pada acara tanam perdana ini, setelah dilakukan kegiatan tanam padi sawah dengan cara jajar legowo dilanjutkan kegiatan pengarahan dan diskusi serta tanya jawab tentang budidaya tanam padi sawah yang baik. Tujuan dari diskusi ini yaitu agar permasalahan yang dihadapi oleh petani/pelaku utama dapat terpecahkan sehingga mendapatkan produksi padi yang tinggi. (penulis: Eriyanto MZ,SP)