Sangat sulit kita menemukan petani yang mau menanam padi di Kota Palangka Raya, khususnya di wilayah kerja BP3K Tangkiling. Bagi sebagian petani menanam padi dilahan marjinal membutuhkan perawatan yang sangat intensif, mereka lebih menyukai bertanam sayur-sayuran. Sosok dengan perawakan kecil tersebut biasa disapa dengan pak Jumaryanto,, merupakan petani yang tangguh dan pekerja keras. Awalnya beliau mempunyai kolam ikan nila dihalaman belakang rumahnya, tetapi kurang bisa berkembang. Pak Jumar berkata "Saya melihat lahan yang cocok untuk tanam padi, kenapa tidak dimanfaatkan, batinnya". Maka pada akhir tahun 2016 dengan semangat "pak Jumar" biasa beliau dipanggil mulai membuka lahan yang awalanya bekas kolam ikan dibantu oleh istrinya. Harapan beliau dengan menanam padi, bisa mencukupi untuk kebutuhan makan mereka selama beberapa bulan. Beliau bercerita memperoleh benih varietas IR 64 membeli dari Jawa dan minta dikirim via pos. Pada saat sekarang ini pak Jumar menanam padi untuk kali yang ketiga, dengan dibantu istrinya secara bahu membahu mengerjakan lahan sawah dengan peralatan seadanya, dari mengolah tanah sampai padi tumbuh dan menguning dilahan sawah mereka. Alangkah kagetnya kami sewaktu berkunjung ketempat beliau menanam padi, sungguh "takjub" serasa di berada didesa yang banyak sawahnya, benar-benar indah dipandang mata dan menyejukkan. Akhirnya padi ada di kelompoktani kami BP3K Tangkiling... hore... hore.. teriak saya. Waktu yang ditunggu-tunggu oleh Pak Jumar sekeluarga telah tiba yaitu panen...., kami tidak luput diundang beliau untuk ikut beramai-ramai memanen. Pada jam 07.00 wib kami bersiap-siap dengan alat panen yang sangat sederhana... yaitu "arit ". Tanpa diaba-aba satu- persatu turun ....tanpa disadari ternyata begitu menyenangkan melihat keberhasilan pak Jumar menanam padi. Hasil padi berdasarkan ubinan sekitar 2 ton/ha/gkp. Sewaktu ditanya bagaimana perasaannya "Saya akan terus menanam padi" karena senang melakukannya... dengan hati apapun pasti terasa ringan".. canda beliau. Penulis : Yayah Mutiah, SP (Penyuluh Pertanian Kota Palangaka Raya) Sumber Informasi :- Wawancara langsung dengan Jumaryanto, Petani Padi, Kelurahan Tangkiling, 2017