SURVEY INVESTIGASI CALON PETANI DAN CALON LAHAN (SI CPCL) PERLUASAN SAWAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Kementrian Pertanian (Kementan) menargetkan cetak sawah baru di berbagai wilayah di Indonesia hingga tahun 2019 mencapai 5-6 juta hektare (Ha). Cetak sawah baru di lahan tidur memiliki potensi yang sangat besar dalam mendukung program swasembada pangan di Tanah Air. Pemerintah Pusat, ia mengatakan mendukung daerah yang telah siap melakukan cetak sawah baru dengan berbagai fasilitas pertanian lainnya. Kementan mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten mencanangkan program cetak sawah baru, dalam rangka meningkatkan produksi gabah kering panen masing-masing daerah. Demikian dengan Provinsi Kepulauan Riau walaupun 96 % merupakan laut tapi ada beberapa kabupaten yang bisa untuk tanam padi yaitu Kabupaten lingga dan Kabupaten Natuna. Suvey Investigasi Calon Petani Calon Lahan (SI CPCL) perluasan sawah dilakukan oleh LPPM Universitas Riau bekerjasama dengan Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Riau. Survey ini merupakan serangkaian kegiatan untuk menyediakan data dan informasi guna menyusun desain pencetakan sawah di Kabupaten Natuna dan Lingga. Survey ini menghasilkan pemetaan dan evaluasi status calon lokasi, kelayakan lahan dari aspek kesesuaian lahan, kelayakan lahan dari aspek potensi pengairan (ketersediaan air), kelayakan lahan dari aspek kesiapan petani dan sosial ekonomi, dan kelayakan calon lokasi menurut kriteria kelayakan calon lokasi dan calon petani. Pelaksanaan survey selama 2 bulan yaitu dari tanggal 05 Juni s/d 05 Agustus 2016. Hasil pertemuan ini di bahas di UPTD Peternakan Provinsi Kepulauan Riau yang dihadiri dari Kementerian Pertanian (Reni, SP dan Menar), TNI AD Jakarta (Brigadir Jendral F.X Bangun Pratikno), Dinas Pertanian, BKP, PU, BPS, BPN, BWS wilayah sungai 4 dan LPTP Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Natuna dan Kepala Dinas Pertanian dan kehutanan Kabupaten Lingga, pada tanggal 15 Agustus 2016. (Eni)