Kacang hijau adalah tanaman polong-polongan yang dikenal dengan bahasa latinnya Vigna radiate. Kacang hijau tumbuh dan dikenal cukup populer didaerah tropis seperti di Indonesia. Kacang hijau mengandung gizi protein nabati yang tinggi dan sering digunakan dalam aneka olahan bahan makanan dan menjadi sumber makanan pangan tambahan. Permintaan terhadap kacang hijau tergolong tinggi di pasaran. Harga pasar komoditi ini juga tidak berfluktuasi seperti kedelai. Budidaya kacang hijau juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan sebagai syarat tumbuhnya. Faktor lingkungan yang mendukung budidaya kacang hijau haruslah optimal, seperti suhu, curah hujan, dan tanah. Berikut akan dibahas beberapa faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan kacang hijau:1. SuhuKacang hijau yang cocok tumbuh di daerah tropis memerlukan iklim panas pada sebagian siklus hidupnya. Suhu optimum yang baik untuk kacang hijau adalah 28°-30° C. Setiap varietas memiliki laju pertumbuhan vegetatif dan akumulasi bahan kering yang bervariasi. Varietas yang berasal dari iklim tropis biasanya memiliki sensitivitas pertumbuhan vegetatif yang lebih tinggi terhadap suhu dan berhubungan dengan latitude tempat asal varietas tersebut dibandingkan dengan varietas yang dari daerah subtropis yang ditunjukkan dengan perbedaan respon terhadap suhu.2. Curah hujanIntensitas curah hujan yang baik untuk tanaman kacang hijau berada pada kisaran 700 – 900 mm per tahun. Namun demikian, jika curah hujan lebih rendah dari itu, kacang hijau masih dapat tumbuh dengan memanfaatkan kelembaban tanah dan air dari tanaman sebelumnya. Tanaman kacang hijau lebih toleran terhadap kekeringan.3. TanahKacang hijau dapat tumbuh di daerah dataran rendah sampai daerah berketinggian 1800 m di atas permukaan laut. Tanaman ini dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah yang gembur, berdrainase baik dan memiliki kapasitas menahan air yang tinggi. Tingkat kemasaman (PH) tanah yang ideal untuk pertumbuhan kacang hijau masih dapat tumbuh pada tanah yang agak masam dan bertekstur lempung. Tanaman ini toleran pada kondisi tanah yang alkalin maupun salin. Ditulis oleh: Muhammad, SP, PPL di kec. Meurah Dua