Tabalong Diundang Hadiri Konsolidasi & Evaluasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian Periode smt 2-2019 Tingkat Nasional Di Bogor
Eka Rismawina, SP*) Hj. Zulzana Efriani, S.Pi**) Penganggaran kegiatan Penyuluhan Pertanian tahun 2019 telah mendekati penghujung tahun. Maka dalam rangka konsolidasi (memperkuat hubungan-red) serta melakukan evaluasi jelang tutup anggaran, seluruh lembaga pemerintah dari berbagai tingkatan yang merupakan fungsi pelaksana kegiatan penyuluhan pertanian yang berkedudukan di provinsi plus satu orang di tingkat kabupaten diundang BPPSDMP untuk berkumpul bersama di Arch Hotel, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan selama tiga hari (4-6 Desember 2019) tersebut dihadiri Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi, Sekretaris Dr. Ir. Siti Munifah, M.Si dan Kapusluh Dr. Ir Leli Nuryati, M.Sc serta perwakilan dari 34 Provinsi di Indonesia. Prof Dedi dalam sambutan dan arahannya menyampaikan bahwa kunci sukses penyelenggaraan penyuluhan pertanian melalui daba Dekon, DAK dan Banper sangat ditentukan oleh keseriusan, kerja keras, komitmen dan ketekunan daerah. Kegiatan penyuluhan niscaya akan berjalan lambat dan staknan jika tanpa adanya dukungan dari Pemerintah Daerah. Selain hal tersebut dalam kegiatan ini juga disimpulkan tentang indikator keberhasilan daerah dalam penyelenggaraan program Kementerian Pertanian melalui Dana DEKON, DAK dan Banper adalah besarnya serapan/realisasi anggaran. Seluruh Bidang dan Seksi yang menangani Penyuluhan Pertanian di setiap Provinsi diharapkan mampu menyusun pos-pos anggaran sedetail dan secermat mungkin agar tidak ada anggaran yang tidak terserap. Untuk itu seluruh kegiatan yang telah dianggarkan diharapkan untuk dikawal dari awal hingga selesai realisasi, bahkan harus jemput bola agar tidak ada anggaran yang tersia-sia kedepannya (wppl). *) Reporter adalah Penyuluh Pertanian Muda di Balai Penyuluhan Pertanian Tanjung di Kabupaten Tabalong **) Reviewer adalah Kepala Seksi Metode dan Informasi Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Tabalong