Tanam Bawang Merah, Petani Gapura Bisa Raup Untung Puluhan Juta Rupiah
Selasa (26/05/2020), Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kec. Gapura mendorong petani untuk mengembangkan komoditas hortikultura strategis seperti bawang merah. Seperti halnya hari ini kami mengunjungi salah satu petani bawang merah di Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. “Saat ini saya membudidayakan bawang merah varietas Tajuk dan Sanren” ujar Pak Yanto, salah satu anggota kelompok Tani Budi Karya, Desa Karangbudi. Bawang merah varietas Tajuk saat ini berusia 37 hari dan 47 hari dikembangkan melalui perbanyakan umbi. Kurang lebih 13 hari lagi, petani akan panen seluas 0,13 Ha dan sisanya seluas 0,10 Ha juga akan dipanen sepuluh hari setelahnya. Selain varietas Tajuk, Pak Yanto juga membudidayakan varietas Sanren F1 yang masih berumur 20 HSS (Hari Setelah Semai) untuk luasan pertanaman kurang lebih 0,17 Ha. Kebutuhan umbi bawang merah varietas tajuk untuk perbanyakan yaitu sekitar 8 kw/ha, sedangkan kebutuhan benih bawang merah varietas Sanren yaitu sekitar 4 kg/ha. Adapun pemupukan dilakukan sebanyak 2 kali beserta pemupukan dasarnya. Pupuk dasar per 1000 m2 menggunakan SP 36 sebanyak 100 kg. Pupuk susulan 1 dilakukan saat umur 15-20 HST menggunakan NPK 16-16-16 sebanyak 25 kg. Pupuk susulan 2 saat umur 30-35 HST menggunakan KCl 15 kg dan NPK 15 kg. Hal yang menjadi salah satu motivasi petani dalam mengembangkan bawang merah adalah laba yang diperoleh. Pak Yanto menceritakan bahwa dalam 100 umbi (bibit) mampu menghasilkan 1 ton bawang merah, dengan harga normal Rp 20.000/kg, maka bisa menghasilkan Rp 20 jt. Sedangkan modal yang dibutuhkan untuk kapasitas tersebut yaitu sekitar Rp 8 jt. Artinya, petani bisa meraup untung sekitar Rp 12 jt/1000 m2 atau setara Rp 96 jt/ha. Melihat potensi ini tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk mensupport petani agar juga melirik komoditas bawang merah selain tanaman pangan. Semoga pengalaman Bapak Yanto ini juga bisa dirasakan oleh petani lainnya khususnya di Kecamatan Gapura, agar petani bisa lebih sejahtera. Ditulis Oleh : AKH. ARIFIN Penyuluh Pertanian Kec. Gapura