Loading...

TANAM JAJAR LEGOWO DI POKTAN PLUMPANG DESA KAMPUNGBARU KEC. PLANDAAN

TANAM JAJAR LEGOWO DI POKTAN PLUMPANG DESA KAMPUNGBARU KEC. PLANDAAN
Untuk meningkatkan hasil produktifitas tanaman padi tak lepas dari sistem tanam padi yang cocok dengan letak geografis dan kadar keasaman tanah. Disamping pemilihan bibit unggul tanaman sistem pola tanam juga sangat berpengaruh besar dalam meningkatakatkan hasil panen petani.Dewasa ini pemrintah mengenalkan sistem tanam padi yaitu sistem tanam jajar legowo. Meskipun sistem pola tanam jajar legawa termasuk baru dikalangan petani,namun di harapkan sistem tanam jajar legawa dapat meningkatkan produktifitas hasil panen para petani. Sistem tanam jajar legawa dirasa sangat cocok untuk petani petani di wilayah kecamatan Plandaan kususnya desa Kampungbaru karena sistem pengairan diwilayah desa Kampung baru menggunakan sistem pengairan tadah hujan yang cocok dengan sisitem pola tanam jajar legowo yang tidak perlu memerlukan banyak air. Disamping untuk meminimalisir serangan hama sistem pola tanam jajar legowo juga mempermudah dalam perwatan tanaman padi baik dalam proses pemupukan maupun penyemprotan pestisida.Sistem pola tanam jajar legowo dapat menghemat pupuk. Disamping menggunakan program pemupukan GP3K, sistem tanam jajar legowo memang dirancang untuk meminimalisisir penghematan pupuk kimia. Disamping yang di pupuk hanya dibagian dalam barisan tanaman saja. Pemupukan dimolai dari pemupukan dasar dengan takaran 500 Kg petroganik dan 150 Kg phonska ditamabah dengan 50 Kg urea untuk per ha. Dilanjutkan pemupukan susulan pertama yang diberikan pada umur tanam 15-20 hari setelah tanam dengan dosis pemakaian pupuk 150 Kg phonska dan 50 Kg urea per ha. Pemupukan susulan ke dua dapat di berikan pada umur tanam 30-35 hari setelah tanam dengan pemakaian dosis pupuk 100 Kg urea per ha. Dengan meminimalisir pemupukan petani dapat lebih menekan biyaya pengluaran tanam dan di harapkan dapat meningkatakan produktifitas tanaman padi.Sistem pola tanam jajar legowo diharapkan dapat mengurangi serangan hama dan penyakit pada tanaman padi (tikus). Polan tanam jajar legowo bisa mnggunakan pola 2 : 1 dan 4 : 1, dengan demikian jarak tanam yang agak lebar diharapkan sinar matahari bisa masuk kedalam tanaman dan dapat mengurangi kelembapan sehingga tanaman padi tidak gampang terserang jamur. Diharapkan para petani dapat mengurangi penggunakan pestisida dalam penanggulangan hama penyakit dalam penanaman padi. Dengan demikian sistem tanam jajar legowo diharapkan dapat mensukseskan program-program pemeritah. Penulis : SUTIYAH (THL TBPP BPP PLANDAAN Kab. Jombang)