Loading...

TANAM PADI MENGGUNAKAN ALAT TANAM BENIH LANGSUNG (ATABELA) PIPA PARALON PVC 8 DAN 12 BARIS DI DESA WUNDUONGOHI KEC. ANGGABERI KAB. KONAWE.

TANAM PADI MENGGUNAKAN ALAT TANAM BENIH LANGSUNG (ATABELA) PIPA PARALON PVC 8 DAN 12 BARIS DI DESA WUNDUONGOHI KEC. ANGGABERI KAB. KONAWE.
Keberagaman inovasi teknologi pada sistim tanam padi sawah dapat memberi perubahan pengetahuan, sikap dan keterampilan para pelaku utama dalam menerapkan teknologi khususnya penanaman padi sawah dari sistim tanam pindah ke sistim tanam benih langsung dengan menggunakan pipa paralon PVC. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Anggaberi pada musim tanam (MT. II) 2019 ini telah memulai gerakan penanaman padi sawah sistim tanam benih langsung dengan menggunakan pipa paralon PVC 8 dan 12 baris tanaman yang diprakarsai oleh gapoktan dan poktan di desa Wunduongohi Kecamatan Anggaberi. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPTD Pertanian Kabupaten Konawe, Unsur Pemerintah Desa, Balai Penyuluhan dan pihak mitra (bapak setiawan). Kekhususan Tabela adalah tidak melakukan tanam pindah tetapi benih ditabur secara langsung menggunakan atabela . Metode ini juga dipilih karena sangat efektif dan efisien karena pada sistim tabela ini tidak ada pembuatan persemaian dan pindah tanam sehingga memerlukan tenaga kerja dan biaya kerja yang lebih sedikit. Namun penggunaan benih sedikit lebih banyak Kebutuhan benih dengan cara ini berkisar antara 50–60 kg/ha, atau antara 1,5–2 kali lipat dibandingkan dengan tanam pindah. Karena itu Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Anggaberi Kabupaten Konawe senantiasa bekerjasama dengan pihak mitra usaha dalam menciptakan berbagai teknologi tepat guna yang dapat lebih mudah diadopsi petani sekaligus mampu meningkatkan produktifitas dalam usaha tani, salah satunya dengan dibuatnya Alat Tanam Benih Langsung (Atabela) pipa PVC 8 dan 12 baris tanaman ini. (LASARUS, SP - BPP Kec. Anggaberi Kab. Konawe)