Tanam Padi Pasang Surut di Kapoiala dengan Sistem Jajar Legowo
Upaya peningkatan produktivitas padi dengan hanya menggunakan varietas unggul berdaya hasil tinggi tidak akan efektif tanpa diikuti oleh teknik budi daya spesifik lokasi, terutama pengaturan jarak tanam yang optimal. Produksi padi ditentukan oleh berbagai aspek, termasuk jarak tanam yang menentukan populasi tanaman di lapangan. Jarak tanam dan populasi tanaman mempengaruhi (1) penangkapan radiasi surya oleh individu tanaman, terutama daun untuk fotosintesis, (2) efektivitas penyerapan hara oleh akar tanaman, (3) kebutuhan air tanaman, (4) sirkulasi udara terutama CO2 untuk fotosintesis dan O2 untuk hasil fotosintesis, (5) ketersediaan ruang yang menentukan populasi gulma, dan (6) iklim mikro (kelembaban dan suhu udara) di bawah kanopi, yang juga berpengaruh terhadap perkembangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Keenam faktor tersebut berpengaruh terhadap kualitas pertumbuhan individu rumpun tanaman padi.Sebagai contoh, pada waktu lalu, para petani lahan pasang surut di Kec. Kapoiala menanam padi dengan cara tradisional. Jarak dan pola tanam pada umumnya tidak beraturan, karena bibit padi berupa gabah langsung disebar dengan tangan setelah lahan disiapkan. Dalam beberapa tahun terakhir, sistem dan pola tanam padi jajar legowo juga sudah dikenal dan diterapkan para petani di Kec. Kapoiala. Cara tanam padi jajar legowo merupakan salah satu teknik penanaman padi yang dapat menghasilkan produksi yang cukup tinggi serta memberikan kemudahan dalam aplikasi pupuk dan pengendalian organisme pengganggu tanaman. Sistem jajar legowo adalah suatu rekayasa teknologi untuk mendapatkan populasi tanaman (jumlah batang tanaman) lebih dari 160.000 per hektar. Penerapan jajar legowo selain meningkatkan populasi pertanaman, juga memungkinkan tanaman dapat berfotosintesa lebih baik. Cara Tanam Padi dengan Sistem Jajar Legowo. "Legowo" di ambil dari bahasa jawa yang berasal dari kata "Lego" yang berarti Luas dan "Dowo" yang berarti panjang. Tujuan utama dari Tanam Padi dengan Sistem Jajar Legowo yaitu meningkatkan populasi tanaman dengan cara mengatur jarak tanam dan memanipulasi lokasi dari tanaman yang seolah-olah tanaman padi berada di pinggir (tanaman pinggir) atau seolah-olah tanaman lebih banyak berada di pinggir.Penulis Artikel :Muh. AdamBPP Kecamatan Kapoiala