Loading...

TANAM PERDANA JAGUNG TAHUN 2018 DI KABUPATEN TABALONG (KALIMANTAN SELATAN)

TANAM PERDANA JAGUNG TAHUN 2018  DI KABUPATEN TABALONG (KALIMANTAN SELATAN)
Senin, 22 Januari 2018Jagung merupakan salah satu komiditi pangan yang menjadi unggulan dalam program UPSUS PAJALE Swasembada Pangan 2015-2019. Kebutuhan jagung terus menerus meningkat di Indonesia karena selain sebagai bahan pangan, belakangan ini jagung justru menjadi semakin diminati dan merupakan komoditi penting pada sektor industri karena jagung menjadi main material dalam pembuatan pakan ternak. Produksi jagung menjadi faktor penting karena adanya hubungan linier antara harga pakan ternak dengan biaya usaha peternakan yang berujung pada harga ternak.Berangkat dari hal ini maka disusunlah Program Pengembangan Jagung Tahun 2017/2018 oleh Kementerian Pertanian RI, yang melalui GEMPITA Tabalong bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong termasuk di dalamnya para Penyuluh Pertanian Lapangan dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) setempat, yang pada hari Rabu, 17 Januari 2018 lalu mengadakan kegiatan "Gerakan Tanam Jagung Bersama" di Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak.Kegiatan ini secara lengkap dihadiri dan diikuti oleh Bupati Tabalong, Kepala Dinas Pertanian Tabalong, Aparat TNI dan POLRI setempat, GEMPITA Provinsi Kal-Sel dan GEMPITA Kabupaten Tabalong, Kelompoktani Padat Karya dan masyarakat Desa Kasiau serta Koordinator, Programer dan PPL WKPP Desa Kasiau dan Kasiau Raya, sebab Desa Kasiau juga menjadi Wilayah Binaan Penyuluhan Pertanian dari BPP Maburai Kabupaten Tabalong.Kegiatan ini juga sekaligus menjadi ajang untuk memperkenalkan GEMPITA Tabalong kepada masyarakat Tabalong. Mengutip laman websitenya, GEMPITA (Gerakan Pemuda Tani Indonesia) adalah gagasan Menteri Pertanian RI yang menyadari bahwa tanpa keterlibatan negara untuk mendorong peran pemuda maka sektor pertanian kita akan segera tamat. Gerakan Pemuda Tani Indonesia bukan sebuah organisasi masyarakat ataupun organisasi non pemerintah. Gempita adalah pelembagaan dari komitmen negara untuk memberdayakan pemuda dan merawat identitas nusantara sebagai bangsa agraris. Regenerasi petani dan pemanfaatan lahan pertanian agar menjadi produkitf adalah pola gerak Gempita. Para pemuda dihadirkan kedalam pertanian yg di tunjang dengan inovasi tekhnologi pertanian (http://gempita.pertanian.go.id/index.php/info/main , diakses 22 Januari 2018).Semoga ke depannya sinergi antara berbagai institusi, lembaga dan organisasi masyarakat di Bidang Pertanian ini dapat terus terjalin dengan kompak dan saling menguatkan.Pewarta : Eka Rismawina, SP (PP Pertama pada Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong)Kontributor berita : Suryanto, SP; Hj. Noor Azizah, SP; Hairani, S.Pt; dan Abdul Gafur, SP (PP pada Balai Penyuluhan Pertanian Maburai Kabupaten Tabalong)