TANAM PERDANA PADI SAWAH MENGGUNAKAN MESIN TANAM PADI DI WILAYAH BP3K UJANMAS
TANAM PERDANA MENGGUNAKAN MESIN TANAM PADI SAWAHDI KELOMPOK TANI ULAK HIMBE KEC.MUARA ENIMWILAYAH BP3K UJANMAS Upaya untuk meningkatkan mutu intensifikasi dalam rangka mendukung kegiatan PAJALE untuk meningkatkan produksi padi di Kabupaten Muara Enim disambut baik oleh petani dan semua stake houlder, pada hari ini kelompoktani Ulak Himbe yang dipimpin oleh ketuanya Bapak Hasan bersama-sama Penyuluh Pertanian Ibu Mukadimah.SPKP , Ka.BP3K Ujanmas yang diwakili oleh Sekretaris BP3K Bapak Yulisman.SP, Ka. UPTD Muara Enim dan Babinsa serta Kabit Sapras Dinas Tanaman Pangan dan hortikultura dan stap Dinas Tanaman Pangan serta BP4K Kab.Muara Enim melakukan penanaman perdana menggunakan Mesin Tanam Padi bantuan dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2015. Menurut keterangan Ketua kelompok Tani Ulak Himbe dari hasil pelatihan Operator mesin Tanam Padi selama beberapa hari di Jakabaring Palembang, Kemampuan Mesin Tanam Padi tersebut dapat menyelesaikan 1 (satu) hektar penanaman dalam sehari, dengan tenaga 2 Orang Operator, sedangkan jika dilakukan secara manual 1 (satu) hektar dapat diselesaikankan oleh 30 orang tenaga kerja (HOK).Dengen penggunaan alat tersebut berarti dapat mempercepat tanam dan biaya yang dikeluarkan petani relatip lebih murah. Sehingga Penghasilan petani dapat meningkat.Dengan menggunakan Mesin tanam padi tersebut, tanaman padi berjajar lurus dan mudah untuk melakukan sistim tanam jajar legowo. Sekali jalan mesin tersebut dapat menanam 4 (empat) baris tanaman. Harapan petani agar kedepan diberikan bantuan Mesin Tanam Padi secara bertahap agar merata ke semua Kelompok Tani, karena tahun ini pengadaan mesin tersebut baru beberapa unit sebagai contoh untuk uji coba.Sampai saat ini luas tanam padi untuk wilayah BP3K Ujanmas baru mencapai 30 % dari luas lahan sawah secara keseluruhan baru sekiar 500 ha dari luas baku sawah saluas 1,500 ha untuk kecamatan Muara Enim dan Ujanmas, karena sebagian besar penanaman masih secara manual.Mudah-mudahan produksi padi Kabupaten Muara Enim meningkat pada tahun 2016 yang akan dating, dan turut menyumbang unuk stok pangan Nasional.