TANAMAN CABE SEBAGAI PILIHAN DIVERSIFIKASI USAHA TANI DISEKITAR KEBUN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN ARUT UTARA OLEH: SRI INDAH S
TANAMAN CABE SEBAGAI PILIHAN DIVERSIFIKASI USAHA TANI DISEKITAR KEBUN KELAPA SAWITDI KECAMATAN ARUT UTARA OLEH:SRI INDAH SUKAWATI, SP Diversifikasi usaha tani di sekitar kebun kelapa sawit mulai dikembangkan di Kecamatan Arut Utara pada komoditas dengan nilai ekonomis tinggi. Salah satu jenis tanaman yang diusahakan oleh petani adalah cabe. Tanaman cabe mempunyai peluang usaha yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai komoditas berorientasi pasar.Diindonseia cabe merupakan tanaman hortikultura (sayuran) yang buahnya dimanfaatkan untuk keperluan aneka pangan. Cabe banyak digunakan sebagai bumbu dapur yakni sebagai bahan peyedap berbagai masakan diantaranya sambal, saus, aneka lauk pauk, acar, asinan dan aneka produk makanan kaleng. Dalam industri makanan, ekstrak bubuk cabe dipergunakan sebagai pengganti lada untuk membangkitkan selera makan bagi kebanyakan orang (Semadi, 1997).Dikecamatan Arut Utara potensi tanaman cabe cukup luas dimana disekitar kebun kelapa sawit milik warga yang belum ditanam dapat dimanfaatkan sebagai lahan tanaman hortikultura seperti cabe. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Arut Utara sebagai leading sektor pertanian di Kecamatan ikun mendorong masyarakat dalam meningkatkan usaha tani hortikultura dengan nilai ekonomis yang tinggi. Usaha yang dilakukan oleh Balai Panyuluhan Pertanian adalah dengan membuat demplot cabe.Demplot cabe yang dibangun oleh BPP berkeja sama dengan petani yang memiliki lahan sekitar kebun kelapa sawit. Cabe yang ditanamn menggunakan varietas baskara, serta luas lahan yang dimanfaatkan seluas 0,25 Ha. Kegiatan pengolahan lahan dilakukan dengan menggunakan traktor roda 4 yang merupakan alsintan milik petani bantunan dari Kementerian Pertanian. Tahapan yang dilakukan dalam membangun demplot cabe ini diawali dengan pengolahan lahan, pembuatan bedengan-bedengan, kemudian menutup bedengan dengan mulsa plastik, kediatan selanjutanya adalah menyiapan pembibitan cabe. Dalam proses pengolahan tanah dilakukan dengan menaburkan pembenah tanah, kemudian memasukan pupuk bokasih yang berasal dari unit pengolahan pupuk organik yang ada dikelurahan pangkut. Pemupukan dasar dilakukan sebelum menutup bedengan dengan mulsa.Pada tahapan perawatan tanaman cabe disiram menggunakan campuran pupuk NPK,penyiraman dilakukan pada lubang di samping batang cabe yang tertutup oleh mulsa. Pengendalian hama penyakit dilakukan dengan melakukan pengamatan serangan hama yang muncul diantaranya ulat buah, serta serangan jamur. Pengendalian dilakukan dengan penyemprotan insektisida untuk pengendalian ulat dan fungisida untuk pengendalian jamur. Panen dilakukan pada saat buah cabe varietas baskara berwarna kekuningan sampai merah.Penanaman cabe dapat dilakukan dengan menyesuaikan hasi besar umat beragama tau hari-hari penting lainnya untuk mendapatkan harga yang sangat tinggi. Demplot yang dibangun oleh BPP Kecamatan Arut Utara ini diharapkan dapat meningkatkan inat petani untuk budidaya tanaman hortikultura serta meningkatkan pendapatan petani