Tanaman nilam sendiri sering di temui di Indonesia untuk pembuatan minyak wangi hingga obat tradisional yang kaya akan manfaat, untuk obat sakit kepala, mengatasi penyakit disentri, obat bisul, efektif untuk rematik, menjaga kesehatan ginjal, mencegah infeksi,bisa untuk menghilangkan jerawat, melancarbuang air kecil,mencegah bau badan, maka di sebut tanaman nilam kaya akan manfaatnya.Adapun minyaknya bisa di gunakan segai parfum, bahan baku kosmetik. Untuk mendapatkan bibit di dapat dimanapun ada di kebun-kebun petani malah tak membutuh biaya(tak dijual)Cuma butuh tenaga kerja saja disaat kita ambil bibit di tempat petani tersebut. Memang dalam budidaya tanaman Nilam itu benih salah satu factor untuk penentu keberhasilan akan tetapi yang penting ada maunya itu sudah cukup jika petani Nilam mau mengerjakan tanam Nilam Adapu media yang kita pergunakan oleh petanipun sangat mudah untuk media pelubang tanah yang dipakai oleh petani adalah kayu yang ukuran besarnya 5x5 INCI ukuran pipa parlon yang ukuran 3 inci untuk diruncing terus digunakan sebagai media pelubang tanah untuk ditanami tanaman Nilam Tehnik budidaya Nilam Membersikan rumput-rumput membersikan ladang, baru mencari benih yang bagus baru menanam Nilam dilahan yang sudah dibersikan Ukuran jarak tanam Nilam yang sudah petani lakukan ukuran 50cmx50cm untuk jauh itu supaya bisa batang memanjang agar tidak sapat tumbuh rumput.Tanaman Nilam itu sangat mudah tempat kita tanami baik di dataran rendah maupu di tempat tinggi tidak terpengaruh,kebanyakan petani menanami nilam di pergunungan,Menanam Nilam itu sangat-sangat mudah malah tidah memakai pupuk baik pupuk organik maupun pupuk kimia. Penyakit yang belum yang belum bisa di atasi oleh masyarakat adalah penyakit yang kalau petani nilam katakan adalah penyakit pakuk,yang cirinya daun keriting,yang pertama kelihatan di daun dan di batang. Pemasalahannya yang sering terjadi adalah di saat pasar membutuhkan Minyak nilam malah kadang-kadang tidak ada,ataupun sebaliknya jika petani sudah banyak memproduksinya malah harganyan yang tidak sesuai PENULIS : JAMALUDDIN (Penyuluh Pertanian Lapangan) BPP Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh