Loading...

TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA)

TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA)
BAB I. PENDAHULUAN Tanaman obat keluarga (Toga) merupakan sekumpulan tumbuhan atau tanaman yang dipetik untuk dipakai sebagai bahan obat-obatan herbal untuk mengobati penyakit yang ditanam di sebidang tanah baik dihalaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.Dewasa ini pengobatan secara alami menggunakan tanaman obat keluarga menjadi trend ditengah masyarakat kita, khususnya masyarakat Arosbaya. Tim Penggerak PKK Kecamatan Arosbaya mengadakan perlombaan tentang penanaman toga ini ke Tim Penggerak PKK desa sebanyak 18 desa se Kecamatan Arosbaya. Hal ini sudah berlangsung dari tahun kemaren dan merupakan agenda rutin tahunan, sehingga masyarakat cenderung memanfaatkan pekarangan dengan ditanami toga. Awalnya memang untuk memenangkan lomba, seiring dengan mengetahui akan fungsi toga tersebut masyarakat khususnya kaum ibu-ibu rumah tangga baik yang tergabung dalam TP PKK desa maupun tidak serentak menanam toga. Toga biasanya dimanfaatkan untuk mengatasi banyak penyakit yang bias diatas ihanya dengan memanfaatkan toga karena mengandung senyawa tertentu yang memberikan khasiat pengobatan. Selain lingkungan menjadi hijau, tanaman obat juga membantu kebutuhan ekonomi keluarga, bahkan beberapa dari warga yang ada di Arosbaya khususnya Desa Tengket mulai megolah tanaman obat menjadi jamu dalam bentuk cairan dan langsung minum atau dikemas dalam bentuk bubuk. Inilah yang dimaksud mempunyai manfaat ganda, karena hasilnya dapat menambah ekonomi keluarga. Berturut-turut dalam 2 tahun terakhir Kecamatan Arosbaya memenangkan lomba Hatinya PKK juara ke 2 se KabupatenBangkalan.1.2 Tujuan Tujuan penanaman toga tersebut1. Untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan memanfaatkan tanaman toga2. Meningkatkan pengetahuan tentang manfaat/khasiat tanaman obat tradisional di sekitar kita baik generasi tua maupun generasi muda yang semakin luntur budayat radisionalnya3. Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman4. Meningkatkan pengetahuan tentang teknologi pengolahan obat tradisional5. Menghindari ketergantungan pada obat kimia. BAB II. PEMANFATAN PEKARANGAN Kami melaksanakan kegiatan di Desa Tengket Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan. Di Desa ini penduduk memiliki mata pencaharian bermacam-macam dari petani, pedagang, pegawai dan pelayaran. Pada umumnya banyak terdapat lahan di sekitar rumah yang masih kosong yang butuh perhatian khusus agar bermanfaat. Pemanfaatan pekarangan rumah yaitu dengan menanam tanaman obat dan tanaman sayur lainnya. Macam-macam tanaman toga:• Daun dewa : stroke, reumatik, diabet, sakit jantung, hipertensi dan lain-lain• Daun seledri :asma, diabet, reumatik, batuk• Belimbing :ginjal• Daun kelor :jantung, kanker, diabet• Bayam duri :kencing nanah, bisul, dema, exim• Kangkung : migrant, insomnia, sariawan, sakit gigit, sembelit, cacar air, dll• Pacarcina :bisul, luka memar• Daun papaya :kanker• Jinten hitam : anti bakteri, anti virus, asma, alergi• Daun murbei• Kumis kucing :batu ginjal• Daunsirih :sakitgigi, asma, mimisan, keputihan• Daunsalam• Daun jambu biji :diare• Daunsukun :diabet, ginjal, jantung, asamurat, kolesterol• Kayumanis : anti mikroba, anti peradangan, mengatasi gula darah• Jeruk nipis• Delima :disentri• Cabe merah mengandung cap saicinatauzat anti kanker• Mengkudu• Kapulaga• Kunyit :membunuh virus, mencegah depresi, demam, obat malaria, diare• Temulawak : anti radang• Jahe :masalah perut kembung, nyerihaid, nyeri dada, mengatasi nafsu makan• Kencur : influenza, batuk, keseleo BAB III. KESIMPULAN DAN SARAN Tanaman obat keluarga (toga) yang sangat banyak manfaatnya baik untuk kesehatan, penghijuan pekarangan juga dapat menambah hasil pendapatan ibu rumah tangga. Awal dari kegiatan ini memang bertujuan untuk lomba HATINYA PKK, seiring dengan mengetahui manfaat dari toga ini juga dapat melestarikan lingkungan yang ada disekitarnya. Kami mempunyai saran agar penanaman obat ini perlu pengembangan lebih lanjut dengan memanfaatkan tanaman obat untuk program kreatifitas ibu-ibu sehingga bisa berwirausaha. DAFTAR PUSTAKAYuli.blog.uns.ac.id.file.2010/04. Toga. Sri Nur Holifah, SP Admin BPP Arosbaya