Loading...

TATACARA PERAWATAN KANDANG AYAM

TATACARA PERAWATAN KANDANG AYAM
Kandang bagi hewan peliharaan sama halnya dengan rumah bagi manusia. Selain digunakan sebagai tempat perlindungan dari pengaruh iklim seperti hujan, panas matahari, dan angin, juga berfungsi untuk menghindari diri dari gangguan binatang pemangsa. Bagi ternak ayam ras petelur, kandang juga diharapkan berfungsi untuk meningkatkan produktivitas serta memberikan rasa nyaman bagi ayam yang dipelihara. Agar bisa memberikan rasa nyaman pada ayam, kandang perlu dirawat dengan baik. Kandang yang terawat akan selalu bersih dan nyaman dihuni. Kenyamanan ini juga ditunjang oleh konstruksi kandang yang dibangun dengan baik. Konstruksi kandang yang benar sangat membantu ternak yang tinggal di dalamnya sehingga mendapatkan udara segar secara alami.Udara segar dalam kandang bisa didapat, bila peredaran udara dari luar dan dalam kandang berjalan lancar. Dengan kondisi ini, udara bersih dari luar bisa bergerak ke dalam kandang dan udara kotor dari dalam bisa dibuang ke luar kandang. Udara segar bisa memberikan rasa hidup seolah di alam bebas, mencegah polusi dalam kandang dan menjaga suhu ruangan dalam kandang tidak berubah secara mendadak.Pada saat musim kemarau, tak jarang udara sekeliling sangat kering dan suhu lingkungan panas sekali. Pada saat udara kering, ayam membutuhkan air minum yang banyak. Pada saat suhu lingkungan sekeliling sangat tinggi, aktivitas dan pembakaran zat makanan dalam tubuh menurun. Akibatnya ayam enggan makan, sering gelisah, bernafas terengah-engah karena kegerahan, dan sayapnya terkulai. Bagi ayam yang sedang rajin bertelur, keadaan ini bisa menimbulkan kerugian. Sebab, ayam bersangkutan bisa menghentikan produksi telurnya sama sekali. Bagaimana cara mengatasinya ? Bila konstruksi kandang kurang sempurna, ubahlah sesuai dengan keperluan agar udara dalam kandang tidak pengap dan udara segar beredar secara sempurna. Daerah di luar kandang sebaiknya ditanami dengan pepohonan yang berdaun rimbun, agar sinar matahari tidak langsung menyengat atap kandang. Demikian juga halaman tempat bermain (pelataran kandang), adanya tanaman peneduh sebagai tempat bernaung pada siang hari bila ayam ingin istirahat. Tapi bila semua usaha ini belum mampu mengatasi keadaan, siramilah lantai dan halaman sekeliling kandang dengan air. Dengan demikian suhu dalam ruangan dan sekeliling kandang menjadi lebih sejuk.Sebaliknya pada musim hujan, yang meyebabkan udara lembap dan basah, sinar matahari jarang terlihat, suhu lingkungan menjadi dingin, hal ini juga mendatangkan kesulitan tersendiri. Karena udara basah, ayam sulit bernafas. Dinginnya udara juga menyebabkan pembakaran zat makanan dalam tubuh meningkat, akibatnya jumlah makanan yang diperlukan juga lebih banyak. Bagi induk ayam yang sedang bertelur, bisa menghentikan produksi telurnya lantaran tidak mendapat rangsangan sinar matahari.Udara basah dan dingin, bisa menyebabkan kondisi dan ketahanan tubuh ayam menurun. Hal ini akan memudahkan ayam terjangkit penyakit. Cara mengatasinya, usahakan ruangan kandang selalu dalam keadaan kering. Hindarkan dinding kandang terkena tempias hujan, litter yang telah lembap cepat-cepat diganti dengan yang kering dan bau, alirkan air hujan dengan baik sehingga tidak terdapat genangan-genangan air di sekeliling kandang. Selama musim hujan, usahakan agar angin tidak bertiup langsung masuk kandang. Lubang angin yang terbuka terlalu lebar, bisa ditutup dengan kain atau bahan lainnya. Pada musim pancaroba, perubahan cuaca sering berlangsung secara mendadak. Suhu lingkungan sering naik turun secara cepat. Bila kondisi dan ketahanan tubuh kurang baik, ayam mudah terkena stres. Akibatnya, mudah terjangkit penyakit lesu, nafsu makan menurun, pilek, dan batuk-batuk.Perubahan cuaca seperti ini sulit dihindarkan. Untuk mengatasinya kondisi dan ketahanan tubuh ayam harus benar-benar prima. Hal ini bisa dilakukan dengan pemeliharaan dan penjagaan kesehatan ayam sebaik-baiknya. Selain diberi makanan yang cukup dan baik mutunya, dalam air minum ditambahkan vitamin dan antibiotik secukupnya. Dengan demikian, daya tahan tubuh ayam bisa terjaga dengan baik.Ayam merupakan jenis unggas yang mudah terserang penyakit menular seperti tetelo, berak kapur, kolera dan cacar. Pencegahan dengan vaksinasi saja rasanya belum cukup tanpa dibarengi dengan sanitasi kandang. Vaksinasi hanya bertujuan untuk memberi kekebalan pada ayam, bukan membasmi kuman sebagai sumber penyakit.Untuk membunuh kuman, kandang harus dibersihkan dari hama secara teratur. Paling tidak satu tahun sekali. Larutan kimia yang bisa digunakan di antaranya, lisol, karbol, atau kreolin dengan perbandingan bahan aktif 10 sampai 30 cc dan 10 liter air. Bisa juga menggunakan 10 gram kalium permanganat (KP) yang dilarutkan dalam 10 liter air, atau dengan menaburkan kapur tohor ke seluruh bangunan kandang.Cara dan urutan yang praktis dalam membersihkan Kandang Ayam adalah sebagai berikut : - Semprot langsung dengan desifektan dan insektisida setelah ayam keluar dan keluarkan semua peralatan dari kandang; - Buang dan bersihkan semua kotoran dari kandang; - Semprot seluruh bagian kandang termasuk atap, lantai, dinding, layer dan bagian lain dengan air sabun (deterjen), gunakan tekanan rendah; - Kerok dan sikat sampai bersih sisa kotoran ayam dari slat dan dari permukaan kandang lain ketika masih basah. Untuk membilas, semprot dengan air yang bertekanan tinggi atau gunakan air hangat; - Lakukan reparasi kandang dan perawatan lantai apabila dibutuhkan seperti pemberian garam dapur (NaCI) untuk membunuh cacing, kapur untuk membunuh coccidia, tawas untuk membunuh kutu; - Bersihkan gudang peralatan, gudang pakan dan fasilitas-fasilitas lain dalam area farm, sapu, sikat dan hilangkan sarang laba-laba. Untuk kandang yang menggunakan bin (tangki penyimpanan pakan), buang sisa pakan pada bin, dan bersihkan atau sikat; - Musnahkan hama tikus dan serangga. (Inang Sariati) Sumber:http://jokowarino.id/panduan-membuat-kandang-ayam/http://blogternakayam.blogspot.co.id/2014/10/cara-membuat-kandang-ayam-petelur.html