Loading...

TEHNIK PERSEMAIAN PADI -BPP Kauman Tulungagung

TEHNIK PERSEMAIAN PADI -BPP Kauman Tulungagung
TEHNIK PERSEMAIAN PADI Oleh BPP Kauman Kab. TulungagungPersemaian benih pada budidaya padi dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :- Persemaian basah - Persemaian keringa. Persemaian secara basah- Bajak tanah hingga melumpur dengan baik- Lebar pesemaian 1 - 1,2 m dan panjang sesuai petakan. antara 10-20 m- Penambahan pupuk kandang atau bokashi sebanyak 2 kg/m2 untuk mengemburkan tanah untuk memudahkan pencabutan benih/bibit dan mengurangi kerusakan bibit dan akar.- Sebar benih yang telah direndam, ditiriskan dan diperam secara merata diatas bedeng pesemaian dengan kerapatan 60 gram benih ( 1 gemgam) per 1 M2 .Untuk memperoleh benih yang baik tambahan 10-20 g Urea/m2pada pertanaman berumur 5-7 hss.b. Pesemaian Secara KeringPesemaian secara kering biasa dilakukan untuk pengembangan padi secara Sistem of Rice Intensification (SRI). Langkah kegiatannya sebagai berikut :- Menyiapkan media tumbuh Campurkan tanah : kompos dan abu sekam dengan perbandingan: 75% tanah, 20-25 % kompos dan 5-10 % abu sekam. Aduk hingga rata. Komposisi media semai tanah, kompos dan abu Masukan campuran tanah secara merata dengan ketebalan 5 -10 cm ke dalam tempat yang telah disiapkan atau kedalam nampan plastik yang telah dilubangi pada bagian bawahnya, lakukan penyiraman pada media tanam Teknik pesemaian padi sistem kering dapat dilakukan di halaman rumah. Keuntungan teknik ini adalah mudah dilakukan, praktis dalam pemanenan bibit (hanya digulung saja), perawatan mudah, biaya kerja lebih murah, serta bibit lebih terkontrol karena dekat dengan tempat tinggal.Berikut teknik/cara menyemai padi sistem kering :1. Hamparkan plastik seluas ukuran pesemaian2. Siapkan media semai berupa campuran 50% tanah + 50% kompos, kemudian sebar media tanam dengan ketebalan 2 cm. Ketebalan media jangan lebih dari 2 cm.3. Rendam benih dengan selama 24 jam.4. Sebar benih ke atas hamparan media semai. kemudian tutup dengan terpal atau karung.5. Setelah 3 hari buka tutup terpal dan biarkan terkena cahaya.6. Perawatan dengan menyiram pesemaian setiap pagi.7. Bibit siap ditanam setelah berumur 10-14 hari.8. Bibit dipanen dengan cara memotong hamparan bibit dengan lebar 50 cm, kemudian bibit bias digulung (seperti menggulung karpet) Untuk pesemaian menggunakan alat tanam TransplanterKinerja Jarwo Transplanter sebagai mesin tanam bibit padi sangat dipengaruhi oleh cara persemaian, karena memerlukan bibit khusus. Cara pembuatan persemaian padi untuk mesin tanam Jarwo Transplanter berbeda dengan persemaian yang biasa dilakukan petani saat ini yaitu cara konvensional. Biasanya pengadaan mesin Jarwo Transplanter setiap unitnya hanya diberi dapok buatan pabrik sekitar 180 – 200 biji. Jumlah dapok tersebut hanya cukup untuk pertanaman padi sekitar 1 ha. Jika penanaman padi dengan menggunakan mesin tanam Jarwo Transplanter lebih dari 1 ha, kekurangan dapok tersebut harus dibuat dapok tiruan. Dapok buatan pabrik umumnya bahannya dari plastik dan harganya relatif mahal. Oleh karenan itu untuk menghemat biaya dapok buatan pabrik bisa dimodifikasi dari bahan yang tersedia di lapangan seperti bahan kayu reng. Cara PembuatanA. Bahan yang Diperlukan:1. Kayu reng ukuran (3 cm x 2 cm x 4 m) 2. Plastik atau terpal3. Paku reng4. Gergaji5. Palu6. GuntingB. Pembuatan Rangka DapokKerangka dapok dibuat dari kayu reng dengan ukuran 2 cm x 3 cm. Ukuran bagian dalam dapok panjang 58 cm, lebar 17 cm, tebal 2 – 2,5 cm. Untuk menghemat biaya, cara pembuatannya setiap 1 unit dapok bisa dibuat kurang lebih 12 kotak diperlukan 3 batang kayu reng atau 1 unit dapok bisa dibuat 3 atau 4 kotak. (Gambar 1). C. Pembuatan Alas DapokAlas dapok bisa dibuat dari plastik inerbag atau terpal atau bekas kantong semen yang digelar di hamparan tanah tempat persemain. Dibuat lubang untuk pembuangan air sebanya 20 – 30 lubang dengan jarak antar lubang 4 x 10 cm. (Gambar 2)D. Media PersemaianMedia yang digunakan untuk persemaian padi dalam dapok adalah campuran tanah dengan pupuk kandang. Sebelum dicampur, tanah dan pupuk kandang sebaiknya diayak lebih dahulu untuk memisahkan batu kecil atau akar, agar tidak mengganggu kinerja mesin jarwo transplanter. Campuran tanah dan pupuk kandang yang baik dengan perbandingan 1 : 1 atau 2 : 1, tergantung kondisi tanah, dan tebal media persemaian 2 - 2,5 cm. Perlu diperhatikan bahwa pupuk kandang yang dipergunakan persemaian adalah yang sudah matang. Jika kurang matang dapat menyebabkan pertumbuhan persemaian padi lanas atau busuk. Benih padi yang diperlukan jika menggunakan ukuran dapok 58 cm x 17 cm, sebanyak 60 – 70 gram/dapok atau 60 - 70% dari gelas air mineral 240 ml setelah benih padi direndam. Jika ukuran dapok 58 cm x 27 cm benih yang diperlukan 90 – 100 gram/dapok atau 90 – 100% dari gelas air mineral 240 ml.Sumber Penulis : Kiswanto Penyuluh Pertanian BPTP Lampung Di salin Dari berbagai sumber : BPP Kauman