Loading...

TEKNIK BUDIDAYA KACANG GUDE

TEKNIK BUDIDAYA KACANG GUDE
Kacang yang satu ini menang tidak setenar dengan Kacang Kedelai, Kacang Koro ataupun Kacang Panjang. Namanya Kacang Gude atau dengan nama ilmiahCajanus Cajan sementara kalau orang Jawa menyebutnya Kacang Kayu, di Sunda Kacang Hiris, Kekace Undis (Bali), Binatung atau Bintotoeng (Makassar), Kance (Bugis), Fouhate (Ternate dan Tidore), dan dalam bahasa Inggris, tumbuhan ini disebut Pigeon Pea.Tanaman Kacang Gude ini merupakan tanaman perdu yang tingginya dapat mencapai 3 m. Batangnya berbulu halus dan bercabang banyak. Daunnya adalah daun ganda yang terdiri dari riga anak daun yang juga berbulu halus baik pada bagian bawah maupun atas. Bunganya berwarna kuning, jingga atau kecokelat-cokelatan. Tanaman ini memiliki biji atau polong berwarna Gude ketika masih muda dan berwarna kuning, coklat, putih kelabu (blirik), hingga cokelat kehitaman pada saat sudah tua.Kacang gude ini memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi yaitu memiliki sekjitar 22% protein, 15% lemak dan 65% karbohidrat. Biasanya kacang ini di manfaatkan sebagai pengganti kedelai, bisa juga dapat dijadikan pakan ternak. Kini banyak orang membudidayakan kacang gude ini untuk menggantikan kedelai yang semakin mahal untuk membuat temope atau sebagainya. Berikut adalahCara Budidaya Kacang Gude:a. Syarat TumbuhKacang gude dapat tunbuh denganb baik pada daerah yang memiliki ketinggian hingga 1800 mdpl dengan memiliki suhu optimal sekitar 18 derajat celcius hingga 35 derajat celcius serta memiliki curah hujan rata-rata sekitar 600 mm/tahun hingga 1000 mm/tahun. Walaupun menghendaki curah hujan begitu, tanaman kacang gude masih toleran pada kekeringan dengan curah hujan rata-rata hanya sekitar 380 mm/tahun. Tanaman kacang gude ini dapat tumbuh pada semua jenis tanah, asalkan tanah tersebut memiliki drainase yang baik dengan derajat keasaman atau pH tanah yaitu sekitar 4,5 hingga 7 tetapi yang paling ideal adalah tanah yang berpH mendekati 7.b. Pemilihan Biji Benih Kacang GudePemilihan benih yang baik merupakan salah satu faktor penting untuk menentukan kualitas produksi kacang Gude itu sendiri. Selain mendapatkan kualitas produksi yang baik, pemilihan benih yang baik akan mempermudah kita merawat tanaman kacang Gude, Benih yang baik yakni benih yang telah berumur genjah atau sekitar berumur 90 hari hingga 110 hari atau jika tersedia juga dapat memperoleh Biji benih Kacang Gude ditoko pertanian terdekat.c. Pengolahan Tanah Dan Penanaman Tanaman Kacang GudePengolahan pada lahan tanam kacang gude hampir sama dengan pengolahan lahan pada penanaman kacang lainnya. Jika sudah, bisa dilakukan penanaman. Sebelumnya buatlah lubang tanam kacang gude tersebut dengan cara ditugal sedalam 4 cm kemudian setiap lubang tanam diberi Furadan 3G (kebutuhan untuk 1 hektar lahan yaitu sekitar 30 kg. Jika sudah siap selanjutnya biji benih dimasukan dalam lubang yang telah dibuat tersebut sebanyak 2 butir biji benih per lubang tanam.Setelah tanaman kacang gude berumur sekitar 7 hari atau seminggu setelah tanam, lakukan penyulaman pada tanaman yang tidak tumbuh dengan baik atau mati. Setelah tanaman berumur 19 hari setelah tanam, lakukan penjarangan tanaman sehingga dalam setiap lubang hanya terdapat 1 tanaman saja.d. Pengairan Pengairan dilakukan jika tidak terjadi hujan selama seminggu. Hal ini bertujuan agar tanaman kacang Gude tidak mengalami kekeringan dan menghindari kacang Gude tidak berkualitas. Lalu bagaimana jika di antara waktu semingu terjadi hujan? Jika di antara waktu seminggu terjadi hujan maka sebaiknya tidak melakukan pengairan pada kacang Gude untuk menghindari kelebihan air. Pengairan bisa dilakukan saat masa pertumbuhan biji atau saat kacang Gude sudah mulai berkecambahe. PemupukanLakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk Urea, TSP, dan juga KCl. Dosis yang diberikan untuk satu hektar lahan yaitu masing-masing sekitar 112 kg Urea, 165 kg TSP dan 84 kg KCl. Pemberian pupuk tersebut dilakukan dalam larikan dengan kedalaman sekitar 5 cm dengan jarak sekitar 7 cm dari barisan tanaman. Penambahan pupuk organik seperti pupuk kompos, pupuk kandang dapat meningkat kapasitas menahan air didalam tanah.f. Pemeliharaan Tanaman Kacang GudeLakukan pengendalian gulma atau tanaman pengganggu secara manual menggunakan tangan atau koret pada minggu ke empat dan kedelapan setelah penanaman. Untuk menghindari tanaman terserang hama penyakit, maka lakukan pengendalian dengan cara menyemprotkan insektisida ataupun fungisida dengan dosis yang telah di tentukan.g. Pemanenan Kacang GudeKacang gude mulai dapat dipanen setelah berumur sekitar 7 bulan dan dapat dipanenen hingga 3 bulan kedepan. Ciri tanaman yang sudah dapat dipanen yaitu tanaman akan mengering sama halnya dengan tanaman kacang kedelai. Polong yang sudah tua atau siap panen akan memiliki warna coklat kehitaman serta bernas.Semoga dengan adanya ulasan diatas mengenai Teknik Budidaya Kacang Gude dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua,, terima kasih.PENULIS : SYAMSUDDIN, SP, MP ( Penyuluh Pertanian Madya IV/A )